145 Tahun Bertahan, Markas Besar Chevron Hijrah dari California
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 19:08 WIB
loading...
Chevron Corporation, perusahaan energi multinasional Amerika yang sebagian besar bisninya bergerak dalam migas yang berbasis di California, memindahkan markas besarnya usai bertahan 145 tahun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Chevron Corporation, perusahaan energi multinasional Amerika yang sebagian besar bisnisnya bergerak dalam minyak dan gas ( migas ) yang berbasis di California, memindahkan kantor pusatnya ke Texas. Memulai sejarahnya sejak 1870-an, Chevron belakangan berjuang melawan ketatnya kebijakan dan regulasi lingkungan yang ketat.
Baca Juga: Operasi Badai Al-Aqsa Memaksa Israel Perintahkan Chevron Tutup Ladang Gas Utama
Kepindahan Chevron diumumkan Jumat kemarin, untuk mengakhiri sejarah panjang raksasa migas selama 145 tahun yang berbasis di negara bagian AS terpadat tersebut. Kepindahan perusahaan digambarkan oleh Gubernur Texas, Greg Abbott sebagai kembalinya Chevron ke "rumah sejatinya".
Sebelumnya Chevron memangkas investasi baru pemurnian di California, menyusul kebijakan pemerintah negara bagian paling ketat di AS (Amerika Serikat). Pada bulan Januari, eksekutif penyulingan Andy Walz memperingatkan, bahwa negara bagian memainkan "permainan berbahaya" dengan aturan iklim yang bisa memicu kenaikan harga bahan bakar.
Baca Juga: Sah! Raksasa Migas Italia Gantikan Chevron di Proyek Laut Dalam RI
Sementara itu Chief Executive Officer, Mike Wirth membantah, bahwa relokasi Chevron didorong oleh faktor politik. "Hal ini sepenuhnya untuk lebih dekat ke pusat inti industri kami," ungkapnya.
"Kami memiliki beberapa perbedaan kebijakan dengan California," kata Wirth ketika wawancara dengan Bloomberg Television.
Baca Juga: Operasi Badai Al-Aqsa Memaksa Israel Perintahkan Chevron Tutup Ladang Gas Utama
Kepindahan Chevron diumumkan Jumat kemarin, untuk mengakhiri sejarah panjang raksasa migas selama 145 tahun yang berbasis di negara bagian AS terpadat tersebut. Kepindahan perusahaan digambarkan oleh Gubernur Texas, Greg Abbott sebagai kembalinya Chevron ke "rumah sejatinya".
Sebelumnya Chevron memangkas investasi baru pemurnian di California, menyusul kebijakan pemerintah negara bagian paling ketat di AS (Amerika Serikat). Pada bulan Januari, eksekutif penyulingan Andy Walz memperingatkan, bahwa negara bagian memainkan "permainan berbahaya" dengan aturan iklim yang bisa memicu kenaikan harga bahan bakar.
Baca Juga: Sah! Raksasa Migas Italia Gantikan Chevron di Proyek Laut Dalam RI
Sementara itu Chief Executive Officer, Mike Wirth membantah, bahwa relokasi Chevron didorong oleh faktor politik. "Hal ini sepenuhnya untuk lebih dekat ke pusat inti industri kami," ungkapnya.
"Kami memiliki beberapa perbedaan kebijakan dengan California," kata Wirth ketika wawancara dengan Bloomberg Television.
Lihat Juga :