China Juga Penikmat Listrik Rusia, Bukan Cuma Minyak dan Gas

Minggu, 04 Agustus 2024 - 08:34 WIB
loading...
China Juga Penikmat...
Ekspor listrik dari Rusia ke China anjlok ke level terendah dalam enam bulan pertama tahun ini.Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Ekspor listrik dari Rusia ke China anjlok ke level terendah dalam enam bulan pertama tahun ini. Hal tersebut dirilis harian bisnis Kommersant, mengutip data Bea Cukai China.

Baca Juga: Diskon Gila-gilaan, China Borong Minyak Rusia

Antara Januari dan Juni, perusahaan pengekspor listrik Rusia, Inter RAO memasok sekitar 465 juta kWh ke China. Angka tersebut 76% lebih sedikit dari periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ekspor listrik dari Rusia ke China diterangkan, karena ketersediaan air yang rendah, kurangnya kapasitas pembangkitan, dan perbaikan di pembangkit listrik termal di Timur Jauh.

Baca Juga: Rusia Kalahkan Arab Saudi untuk Jadi Pengekspor Minyak Terbesar ke China

Jika tren berlanjut, ekspor listrik Rusia bisa turun ke level terendah yang pernah ada pada akhir 2024. Mengutip dari pakar industri, maka solusinya membutuhkan pembangunan pembangkit listrik baru.

Pangsa China dalam ekspor listrik Inter RAO saat ini mencapai 13%, sementara ekspor keseluruhan oleh utilitas telah menurun sebesar 31%. Penurunan tersebut dikaitkan dengan penangguhan perdagangan dengan Uni Eropa (UE).

Pada paruh pertama tahun lalu, Inter RAO masih memasok listrik ke negara-negara Uni Eropa, kata anggota dewan Alexandra Panina pada bulan Januari. Finlandia, negara-negara Baltik, dan Polandia termasuk di antara deretan klien perusahaan.

Pada saat yang sama, pengiriman ke Mongolia naik sebesar 50% dan pasokan ke Kirgistan meningkat lebih dari 30%, berdasarkan angka dari Inter RAO.

Sebagai informasi, Rusia dan China pada awal bulan ini melakukan pembicaraan untuk membahas langkah-langkah dalam upaya meningkatkan pasokan listrik dari Timur Jauh Rusia ke ekonomi terbesar di Asia tersebut di tengah pasokan yang ketat.

Menyusul sanksi terkait Ukraina yang dijatuhkan oleh Uni Eropa pada tahun 2022, Rusia mengalihkan aliran energinya ke Asia. China muncul sebagai pembeli terbesar minyak Rusia sejak Brussels memberlakukan larangan minyak mentah dari negara itu pada Desember 2022.

Negara Asia itu juga menjadi pelanggan utama gas alam Rusia, yang mengalir ke sana melalui pipa mega Power of Siberia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved