alexametrics

Pir dan Daging Beku Asal China Dorong Impor Juli Naik

loading...
Pir dan Daging Beku Asal China Dorong Impor Juli Naik
BPS menyebut kenaikan impor produk konsumsi menjadi pendorong lonjakan impor pada Juli 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, salah satu faktor pendorong meningkatnya impor pada Juli 2019 adalah impor produk konsumsi yang tinggi, yang nilainya mencapai USD1,46 miliar, atau naik 42,51% secara bulanan. Produk konsumsi yang terbilang banyak diimpor pada periode tersebut adalah buah pir dan daging beku asal China.

"Memang kita lihat kenaikan impor cukup tinggi karena buah pir dan daging beku asal China, itu share-nya mencapai 9,43%," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (14/8/2019).

Dia menyebutkan. impor bahan baku penolong tercatat USD11,27 miliar atau naik 29,01% (mom) dan turun 17,76% (yoy). "Ada beberapa komoditas bahan baku penolong yang besar yaitu mobile phone tanpa baterai dari China, lalu bungkil kedelai, itu kita juga impor," jelasnya.



Suhariyanto mengakui, kenaikan impor menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Impor perlu menekan agar tidak membuat defisit neraca perdagangan makin membengkak. "Ini pekerjaan rumah bersama agar impor tidak terus menerus tinggi," tegasnya.

Saat ini negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Juli 2019 secara berurutan adalah China dengan nilai USD24,73 miliar (29,08%); Jepang USD9,09 miliar (10,69%); dan Thailand USD5,46 miliar (6,42%). BPS juga mencatat, persentase impor nonmigas dari ASEAN sebesar 19,48% dan dari Uni Eropa (UE) sebesar 8,47%.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak