FEKDI x KKI 2024: Inovasi Digitalisasi Keuangan hingga UMKM Go Global
Rabu, 07 Agustus 2024 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Pencapaian tersebut diantaranya pengguna QRIS mencapai lebih dari 50 juta pengguna yang sebagian besar UMKM. Transaksi BI-FAST tumbuh pesat, elektronifikasi program sosial pemerintah, dan Kartu Kredit Indonesia yang memperlancar transaksi keuangan Pemerintah, serta reformasi regulasi untuk memperkuat industri pembayaran nasional.
“Sebagai kelanjutan dari BSPI 2025, Bank Indonesia meluncurkan BSPI 2030. Akselerasi digitalisasi pembayaran nasional ke depan difokuskan lima inisiatif utama. Meliputi modernisasi infrastruktur pembayaran ritel, wholesale dan data, konsolidasi industri pembayaran nasional, inovasi dan akselerasi digital, perluasan kerja sama internasional, serta pengembangan rupiah digital,” tutur Gubernur BI.
Transaksi Pelaku Usaha Mencapai Rp100 Miliar
Gelaran ini dirangkai dengan showcasing berbagai inovasi produk digital, pameran produk UMKM binaan BI, seminar, talkshow, user experience, serta launching inisiatif digitalisasi pembayaran nasional. Dalam pantauan tim iNews Media Group, event ini menampilkan wastra maupun kriya khas dari berbagai daerah.
![FEKDI x KKI 2024: Inovasi Digitalisasi Keuangan hingga UMKM Go Global]()
FEKDI x KKI 2024 bertemakan Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Digital serta Inklusif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. (Foto: dok iNews Media Group/ Arif Julianto)
Pengunjung lokal maupun mancanegara terlihat sangat kagum dengan hasil karya 350 UMKM binaan BI dan mitra dari 46 wilayah. Selain itu dihadirkan juga UMKM yang melakukan pameran online sebanyak 900 UMKM. Berdasarkan data hingga hari ketiga acara, omzet penjualan di lokasi pameran sebesar Rp 15,3 miliar dan penjualan online sebesar Rp 83,9 miliar.
Capaian ini lebih tinggi dibandingkan total omzet KKI 2023 dengan penjualan offline sebesar Rp 18,8 miliar dan penjualan online Rp 72,4 miliar.
“Sebagai kelanjutan dari BSPI 2025, Bank Indonesia meluncurkan BSPI 2030. Akselerasi digitalisasi pembayaran nasional ke depan difokuskan lima inisiatif utama. Meliputi modernisasi infrastruktur pembayaran ritel, wholesale dan data, konsolidasi industri pembayaran nasional, inovasi dan akselerasi digital, perluasan kerja sama internasional, serta pengembangan rupiah digital,” tutur Gubernur BI.
Transaksi Pelaku Usaha Mencapai Rp100 Miliar
Gelaran ini dirangkai dengan showcasing berbagai inovasi produk digital, pameran produk UMKM binaan BI, seminar, talkshow, user experience, serta launching inisiatif digitalisasi pembayaran nasional. Dalam pantauan tim iNews Media Group, event ini menampilkan wastra maupun kriya khas dari berbagai daerah.

FEKDI x KKI 2024 bertemakan Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Digital serta Inklusif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. (Foto: dok iNews Media Group/ Arif Julianto)
Pengunjung lokal maupun mancanegara terlihat sangat kagum dengan hasil karya 350 UMKM binaan BI dan mitra dari 46 wilayah. Selain itu dihadirkan juga UMKM yang melakukan pameran online sebanyak 900 UMKM. Berdasarkan data hingga hari ketiga acara, omzet penjualan di lokasi pameran sebesar Rp 15,3 miliar dan penjualan online sebesar Rp 83,9 miliar.
Capaian ini lebih tinggi dibandingkan total omzet KKI 2023 dengan penjualan offline sebesar Rp 18,8 miliar dan penjualan online Rp 72,4 miliar.
Lihat Juga :