Antisipasi Resesi Ekonomi AS, Ini Saran dari Politisi Perindo
Kamis, 08 Agustus 2024 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, upaya tersebut bisa membantu perekonomian Indonesia berada di jalur yang stabil.
“Namun, saya percaya bahwa dengan upaya strategi yang tepat, seperti diversifikasi pasar, peningkatan daya saing industri domestik, dan peningkatan aktivitas ekonomi domestik dapat membantu perekonomian Indonesia berada di jalur yang stabil di tengah tantangan kebijakan The Fed maupun situasi global saat ini,” paparnya.
Baca Juga : Ancaman Resesi AS di Depan Mata, Ini Dampak Nyata ke Indonesia
Sebelumnya, Chief Economist Citibank NA Indonesia (Citi Indonesia), Helmi Arman menyebut, resesi ekonomi AS bakal menjadi berkah bagi Indonesia.
Pasalnya, perlambatan perekonomian mendorong Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, memangkas suku bunga acuan atau Fed Fund Rate (FFR). Bahkan, diperkirakan FFR dipangkas dua kali, yakni pada September dan November 2024 dengan masing-masing 25 basis poin (bps).
“Berkahnya berupa peluang penurunan suku bunga (The Fed),” ucap Helmi Arman saat ditemui di Park Hyatt.
“Namun, saya percaya bahwa dengan upaya strategi yang tepat, seperti diversifikasi pasar, peningkatan daya saing industri domestik, dan peningkatan aktivitas ekonomi domestik dapat membantu perekonomian Indonesia berada di jalur yang stabil di tengah tantangan kebijakan The Fed maupun situasi global saat ini,” paparnya.
Baca Juga : Ancaman Resesi AS di Depan Mata, Ini Dampak Nyata ke Indonesia
Sebelumnya, Chief Economist Citibank NA Indonesia (Citi Indonesia), Helmi Arman menyebut, resesi ekonomi AS bakal menjadi berkah bagi Indonesia.
Pasalnya, perlambatan perekonomian mendorong Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, memangkas suku bunga acuan atau Fed Fund Rate (FFR). Bahkan, diperkirakan FFR dipangkas dua kali, yakni pada September dan November 2024 dengan masing-masing 25 basis poin (bps).
“Berkahnya berupa peluang penurunan suku bunga (The Fed),” ucap Helmi Arman saat ditemui di Park Hyatt.
Lihat Juga :