Siasati Sistem Perbankan Barat, Rusia-China Gunakan Skema Barter

Kamis, 08 Agustus 2024 - 15:37 WIB
loading...
A A A
Sumber lain di sebuah perusahaan industri Rusia mengatakan ekspor logam dari Rusia dengan imbalan mesin dari China sedang dibahas antara perusahaan-perusahaan. Menurut sumber tersebut, transparansi sarana perdagangan yang lebih konvensional merupakan penghalang bagi perdagangan bilateral China-Rusia, seperti juga kurangnya mekanisme pembayaran langsung Rusia dan China.

"Sistem pesan keuangan global SWIFT tetap menjadi pilihan bagi bank-bank yang tidak dikenai sanksi, tetapi ini adalah 'sistem perbankan internasional yang sepenuhnya transparan' bagi teman-teman kita, termasuk Amerika," kata seorang perantara pembayaran kepada Reuters.

"Mereka mengawasi buku terbuka ini dengan seksama. Jadi, semakin sedikit SWIFT digunakan untuk menjalankan operasi antarbank antara bank-bank Rusia dan China, semakin tenang keadaannya."

Sistem Transfer Pesan Keuangan (SPFS) Bank Rusia dan platform pembayaran CIPS China belum sepenuhnya terhubung.
"Saat ini belum ada IT-airlock yang menghubungkan kedua sistem ini, jadi jembatannya masih berupa SWIFT atau melalui layanan perbankan jarak jauh yang tersedia di hampir setiap perangkat lunak bank," kata perantara pembayaran tersebut.

Gubernur Bank Sentral Rusia Elvira Nabiullina sebelumnya telah membicarakan sistem pembayaran BRICS Bridge, yang akan menghubungkan sistem keuangan negara-negara anggota. Namun, progresnya masih lambat. Seorang sumber Reuters yang dekat dengan proyek tersebut mengatakan peluncuran penyelesaian dalam mata uang digital menggunakan jembatan ini tidak akan terjadi sebelum tahun 2028.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Rekomendasi
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cetak Hattrick, Mitchell...
Cetak Hattrick, Mitchell Baker Jadi Pemain Terbaik saat Timnas Indonesia Libas Kamboja
Mengakhiri Beban Ganda...
Mengakhiri Beban Ganda Zakat dan Pajak
Berita Terkini
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved