500 Orang Terkaya di Dunia Kebakaran Jenggot Imbas Ambruknya Wall Street
Kamis, 08 Agustus 2024 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Masih dari miliarder teknologi lainnya, ada Bos Meta Platforms, Mark Zuckerberg yang menelan kerugian sekitar USD3 miliar karena saham Facebook turun hampir 2%. Pendiri Dell Technologies, Michael Dell juga kehilangan hampir USD3 miliar usai saham perusahaannya anjlok 5,7%.
Kepala eksekutif LVMH Bernard Arnault, mantan kepala eksekutif Microsoft, Bill Gates dan Steve Ballmer, serta chairman Berkshire Hathaway Warren Buffet, yang termasuk dalam 10 orang terkaya di dunia, secara kolektif kehilangan lebih dari USD7 miliar.
"Pasar keuangan global berada dalam keadaan cemas yang meningkat, dengan indeks utama mengalami penurunan sangat signifikan dan sentimen investor bergeser dengan cepat," kata Nigel Green, kepala eksekutif perusahaan penasihat keuangan deVere Group.
Laporan tersebut menyeret Nasdaq Composite yang padat teknologi turun 2,4%, membawa kerugiannya menjadi sekitar 10% sejak rekor penutupan pada 10 Juli, mengonfirmasi bahwa itu berada di wilayah koreksi. Indeks atau saham berada dalam koreksi ketika ditutup 10% atau sedikit membaik.
Sementara itu indeks S & P 500 turun 1,8% untuk menjadi yang terburuk dalam hampir dua tahun, dan telah kehilangan sekitar 6% sejak rekor penutupan terakhirnya. Dow Jones Industrial Average ikut turun lebih dari 1,5%.
Menambah parah kerugian para deretan orang terkaya di dunia ini yakni munculnya kekhawatiran atas kesehatan aktivitas manufaktur di seluruh Asia, Eropa, AS dan, khususnya, China sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia.
Kepala eksekutif LVMH Bernard Arnault, mantan kepala eksekutif Microsoft, Bill Gates dan Steve Ballmer, serta chairman Berkshire Hathaway Warren Buffet, yang termasuk dalam 10 orang terkaya di dunia, secara kolektif kehilangan lebih dari USD7 miliar.
"Pasar keuangan global berada dalam keadaan cemas yang meningkat, dengan indeks utama mengalami penurunan sangat signifikan dan sentimen investor bergeser dengan cepat," kata Nigel Green, kepala eksekutif perusahaan penasihat keuangan deVere Group.
Laporan tersebut menyeret Nasdaq Composite yang padat teknologi turun 2,4%, membawa kerugiannya menjadi sekitar 10% sejak rekor penutupan pada 10 Juli, mengonfirmasi bahwa itu berada di wilayah koreksi. Indeks atau saham berada dalam koreksi ketika ditutup 10% atau sedikit membaik.
Sementara itu indeks S & P 500 turun 1,8% untuk menjadi yang terburuk dalam hampir dua tahun, dan telah kehilangan sekitar 6% sejak rekor penutupan terakhirnya. Dow Jones Industrial Average ikut turun lebih dari 1,5%.
Menambah parah kerugian para deretan orang terkaya di dunia ini yakni munculnya kekhawatiran atas kesehatan aktivitas manufaktur di seluruh Asia, Eropa, AS dan, khususnya, China sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia.
Lihat Juga :