Tatalogam Dorong Inovasi Baja Ringan yang Lebih Ramah Lingkungan

Minggu, 11 Agustus 2024 - 16:19 WIB
loading...
Tatalogam Dorong Inovasi...
Vice President Tatalogam Lestari Stephanus Koeswandi dalam rangkaian acara Indobuildtech 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Tatalogam Lestari, yang merupakan produsen baja lapis memamerkan produknya di ajang IndoBuildTech 2024 dengan memperkenalkan inovasi Nexgen. Pameran ini berlangsung pada 7-11 Agustus 2024 di ICE BSD, Tangerang melibatkan 500 brand nasional dan internasional seperti dari China, Jepang, Korea, Latvia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Vice President Tatalogam Lestari Stephanus Koeswandi mengatakan, Nexgen merupakan kumpulan produk material bangunan yang diproduksi dengan teknologi masa mendatang atau next generation technology. Produk-produk Nexgen seperti Domus Fastrac, Purlin, Sakura Roku, Ondulit, Toho, S Gutter dan Speed Panel yang sudah tahan api, dihasilkan dengan teknologi ini. Produk berbasis logam yang disegmentasikan untuk hunian dan industrial ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan material bangunan.

"Produk-produk Nexgen dihasilkan dari teknologi-teknologi baru yang kami kumpulkan dari Jepang, Italia, Australia, dan New Zealand. Teknologi ini kami bawa ke Indonesia dan kami aplikasikan pada logam hasil produksi dari Tata Metal Lestari seperti Nexalume dan Nexium sehingga menghasilkan berbagai material bangunan yang lebih ringan, kuat, dan tentunya lebih indah," terang Stephanus dalam pernyataannya, dikutip Minggu (11/8/2024).

Baca Juga: Indobuildtech 2024, SEIV Paint Ajak Pengunjung Mengeksplor Pengalaman

Pihaknya terus mendorong investasi baru sektor ini, yang pada akhirnya berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia dan meningkatnya perekonomian nasional. Selain itu, dengan teknologi ini, proses pembangunan di Indonesia juga diharapkan dapat lebih ramah lingkungan.

Pasalnya dengan teknologi ini, limbah yang dihasilkan di lokasi konstruksi jadi lebih sedikit, karena material yang digunakan sebagian besar sudah difabrikasi sehingga hanya perlu pemasangan saja di lokasi. Dengan demikian, nantinya diharapkan dapat mendorong adanya investasi baru di tanah air yang pada akhirnya berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia dan meningkatnya perekonomian nasional.

Selain itu, dengan teknologi ini, proses pembangunan di Indonesia juga diharapkan dapat lebh ramah lingkungan. Pasalnya dengan teknologi ini, limbah yang dihasilkan di lokasi konstruksi jadi lebih sedikit karena material yang digunakan sebagian besar sudah difabrikasi sehingga hanya perlu pemasangan saja di lokasi.

Baca Juga: Hadir di IndoBuildTech Expo 2024, Blum Indonesia dan Lexica Perkenalkan Furniture Fittings Terbaru

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno mendorong Indobuildtech 2024 mendukung pameran tersebut karena dengan kegiatan itu pelaku profesional dan pelau industri dapat mensosialisasikan kemajuan sektor konstruksi dan infrastruktur.

"Kegiatan ini menjadi wadah pelaku profesional dan pelaku industri untuk mensosialisasikan kemajuan sektor konstruksi dan infrastruktur. Kami mengajak seluruh masyarakat dengan semangat 3G (Gercep, Geber dan Gaspoll), kita bangkitkan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Menu Sahur yang Bikin...
Menu Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved