Babak Baru Skandal Adani Group vs Hindenburg, Seret Pejabat Bursa India
Senin, 12 Agustus 2024 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Adani Group menolak tuduhan-tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa struktur perusahaannya di luar negeri sepenuhnya transparan. Juru bicara konglomerat ini menggambarkan tuduhan Hindenburg tidak lebih dari ikan merah yang dilemparkan oleh sebuah entitas yang putus asa dan sangat menghina hukum India.
"Grup Adani sama sekali tidak memiliki hubungan komersil dengan individu-individu atau hal-hal yang disebutkan dalam upaya yang disengaja untuk menjelek-jelekkan posisi kami," ujar juru bicara tersebut dikutip dari Reuters, Senin (12/8/2024).
Baca Juga: Iran Bakal Serang Israel Selama 4 Hari, Pesawat Sipil Diminta Menjauh hingga 14 Agustus
Pada Januari 2023, Hindenburg merilis sebuah laporan yang menuduh penggunaan suaka pajak yang tidak tepat dan manipulasi saham oleh Adani Group, yang memicu aksi jual saham konglomerat ini senilai USD150 miliar meskipun mereka membantah melakukan kesalahan. Saham-saham tersebut telah pulih sebagian.
Laporan tahun 2023 juga menyebabkan penyelidikan oleh kepala regulator Buch, yang masih berlangsung. Pada bulan Mei, enam perusahaan Grup Adani mengungkapkan bahwa mereka telah menerima pemberitahuan dari SEBI yang menuduh adanya pelanggaran peraturan pasar saham India.
"Grup Adani sama sekali tidak memiliki hubungan komersil dengan individu-individu atau hal-hal yang disebutkan dalam upaya yang disengaja untuk menjelek-jelekkan posisi kami," ujar juru bicara tersebut dikutip dari Reuters, Senin (12/8/2024).
Baca Juga: Iran Bakal Serang Israel Selama 4 Hari, Pesawat Sipil Diminta Menjauh hingga 14 Agustus
Pada Januari 2023, Hindenburg merilis sebuah laporan yang menuduh penggunaan suaka pajak yang tidak tepat dan manipulasi saham oleh Adani Group, yang memicu aksi jual saham konglomerat ini senilai USD150 miliar meskipun mereka membantah melakukan kesalahan. Saham-saham tersebut telah pulih sebagian.
Laporan tahun 2023 juga menyebabkan penyelidikan oleh kepala regulator Buch, yang masih berlangsung. Pada bulan Mei, enam perusahaan Grup Adani mengungkapkan bahwa mereka telah menerima pemberitahuan dari SEBI yang menuduh adanya pelanggaran peraturan pasar saham India.
(nng)
Lihat Juga :