Babak Baru Skandal Adani Group vs Hindenburg, Seret Pejabat Bursa India

Senin, 12 Agustus 2024 - 11:08 WIB
loading...
Babak Baru Skandal Adani...
Hindenburg Research menuduh ketua regulator bursa saham India atas konflik kepentingan yang menurutnya menghalangi pemeriksaan menyeluruh atas klaim manipulasi dan penipuan di Adani Group. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Hindenburg Research menuduh ketua regulator bursa saham India atas konflik kepentingan yang menurutnya menghalangi pemeriksaan menyeluruh atas klaim manipulasi dan penipuan di Adani Group. Buch membantah bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu (12/8), Buch mengatakan bahwa seluruh informasi telah diikuti dengan seksama bahwa investasi dalam dana yang disebut dalam laporan Hindenburg dilakukan pada 2015 dalam kapasitas pribadi, dua tahun sebelum ia bergabung sebagai anggota Dewan Sekuritas dan Bursa India atau Securities and Exchange Board of Indi.

Baca Juga: Lepas dari Jeratan Utang, India Ajak Maladewa Campakkan Dolar AS

Regulator pasar India meminta para investor tetap tenang dan melakukan uji tuntas sebelum bereaksi terhadap laporan-laporan tersebut. Laporan Hindenburg memicu kritik baru dari partai-partai politik oposisi India, yang menuntut penyelidikan parlemen.

Mengutip dokumen-dokumen pelapor, Hindenburg mengatakan bahwa Buch dan suaminya memiliki saham di sebuah dana luar negeri di mana sejumlah besar uang diinvestasikan oleh rekan-rekan Vinod Adani, saudara laki-laki miliarder Adani Group, Gautam Adani.

Adani Group menolak tuduhan-tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa struktur perusahaannya di luar negeri sepenuhnya transparan. Juru bicara konglomerat ini menggambarkan tuduhan Hindenburg tidak lebih dari ikan merah yang dilemparkan oleh sebuah entitas yang putus asa dan sangat menghina hukum India.

"Grup Adani sama sekali tidak memiliki hubungan komersil dengan individu-individu atau hal-hal yang disebutkan dalam upaya yang disengaja untuk menjelek-jelekkan posisi kami," ujar juru bicara tersebut dikutip dari Reuters, Senin (12/8/2024).

Baca Juga: Iran Bakal Serang Israel Selama 4 Hari, Pesawat Sipil Diminta Menjauh hingga 14 Agustus

Pada Januari 2023, Hindenburg merilis sebuah laporan yang menuduh penggunaan suaka pajak yang tidak tepat dan manipulasi saham oleh Adani Group, yang memicu aksi jual saham konglomerat ini senilai USD150 miliar meskipun mereka membantah melakukan kesalahan. Saham-saham tersebut telah pulih sebagian.

Laporan tahun 2023 juga menyebabkan penyelidikan oleh kepala regulator Buch, yang masih berlangsung. Pada bulan Mei, enam perusahaan Grup Adani mengungkapkan bahwa mereka telah menerima pemberitahuan dari SEBI yang menuduh adanya pelanggaran peraturan pasar saham India.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved