Terungkap! Warga Rusia Masih Doyan Simpan Dolar dan Euro di Tengah Dedolarisasi

Senin, 12 Agustus 2024 - 22:10 WIB
loading...
A A A
Pemimpin Kelompok Praktik Perdagangan Internasional dan Keamanan Nasional di firma hukum AS Buchanan Ingersoll & Rooney, Daniel Pickard menyatakan, bahwa lonjakan pengiriman sebelum invasi menunjukkan bahwa beberapa orang Rusia berusaha melindungi diri dari kemungkinan penerapan sanksi.

Arus Keluar Uang Terbatas

Bank sentral Rusia setelah invasi Ukraina dengan cepat membatasi penarikan tunai mata uang asing oleh individu sebagai langkah untuk mendukung mata uang rubel yang anjlok.

Menurut data, hanya USD98 juta dalam bentuk uang kertas dolar dan euro yang keluar dari Rusia antara Februari 2022 dan akhir 2023.

Sebaliknya, arus masuk mata uang asing jauh lebih besar. Penyedia informasi tunggal terbesar dalam hal mata uang asing adalah perusahaan yang kurang dikenal, Aero-Trade. Mereka memberikan layanan belanja bebas bea di bandara dan di dalam pesawat. Perusahaan tersebut melaporkan transaksi sekitar USD1,5 miliar dalam selama periode tersebut.

Aero-Trade mencatat adanya 73 pengiriman yang, masing-masing senilai 20 juta dolar atau euro, yang semuanya diselesaikan di Bandara Domodedovo Moskow, pusat internasional dekat kantor pusat perusahaan. Pengiriman tersebut disebutkan dalam deklarasi bea cukai sebagai pertukaran atau pendapatan dari perdagangan di dalam pesawat.

Dalam kebanyakan kasus, Aero-Trade hanya terdaftar sebagai pemberi pernyataan, yaitu entitas yang menyiapkan dan menyerahkan dokumentasi bea cukai. Reuters tidak dapat mengidentifikasi klien Aero-Trade dan tidak dapat menentukan sumber atau tujuan uang tunai tersebut.

Emas, dan Perbankan


Lebih dari seperempat dari total uang kertas senilai USD2,27 miliar diimpor oleh bank, sebagian besar untuk pembayaran logam mulia, menurut catatan bea cukai dan seorang sumber yang mengetahui transaksi tersebut.

Beberapa bank Rusia menerima uang tunai senilai USD580 juta dari luar negeri antara Maret 2022 dan Desember 2023 dan mengekspor logam mulia dalam jumlah yang hampir sama. Dalam banyak kasus, pengiriman emas atau perak diberikan kepada perusahaan yang menyuplai uang kertas, menurut catatan tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Supercar Zenvo Aurora...
Supercar Zenvo Aurora Tur Bermesin V12 Tenaga hingga 1.876 hp
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved