Merayakan 57 Tahun ASEAN dan Inovasi Ekonomi di Melbourne

Selasa, 13 Agustus 2024 - 13:29 WIB
loading...
Merayakan 57 Tahun ASEAN...
Dalam rangka memperingati 57 tahun berdirinya ASEAN, ASEAN Day 2024 telah berlangsung meriah di Ruang Bhinneka KJRI Melbourne. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati 57 tahun berdirinya ASEAN, ASEAN Day 2024 telah berlangsung meriah di Ruang Bhinneka KJRI Melbourne. Acara ini dihadiri oleh diplomat, mahasiswa, serta tokoh-tokoh dari komunitas bisnis, yang berkumpul untuk merayakan momen bersejarah ini. Dengan tema "Memperkuat ASEAN: Inovasi Bisnis dan Ekonomi", perayaan kali ini memberikan panggung bagi para calon pemimpin muda dan para diaspora pengusaha untuk berbagi pandangan mereka mengenai masa depan ekonomi ASEAN.

Acara tersebut dibuka oleh Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso, bersama Konjen Malaysia, Nik Muhammad Nasyron Syah, dan Konsul Jenderal Filipina, Maria Lourdes Salcedo. Para peserta tampak antusias mengenakan pakaian tradisional dari berbagai negara ASEAN, sambil menikmati pertunjukan musik yang menggambarkan kekayaan budaya di tiga negara ASEAN. Salah satu sorotan dari acara ini adalah tarian Gemufamire dari Indonesia Timur yang melibatkan partisipasi meriah dari para hadirin.

Suara Pemuda Menentukan Masa Depan

Tiga mahasiswa yang mewakili Indonesia, Filipina, dan Malaysia menyampaikan presentasi yang menggugah pikiran, dengan masing-masing membagikan wawasan unik tentang tantangan dan peluang yang dihadapi ASEAN.

Arian, seorang pemimpin mahasiswa asal Indonesia, memaparkan penelitiannya tentang pengelolaan limbah inovatif di Jawa, Indonesia. "Pengelolaan melibatkan penduduk setempat dan dengan konsep berkelanjutan. Jadi tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memperkuat perekonomian lokal," ujar Arian. Proyeknya, yang menggunakan larva untuk mengelola limbah organik, menunjukkan bagaimana keterlibatan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang berdampak.

Baca Juga: Ini Anja Christoffersen, Wanita Terlahir dengan 2 Vagina karena Kondisi Langka

Dari Filipina, Reymond Pepito menekankan pentingnya peran pemuda dalam mendorong perubahan di berbagai sektor. Ia menyerukan kolaborasi yang lebih kuat di antara komunitas mahasiswa ASEAN di Melbourne. "Kemitraan di antara mahasiswa ASEAN di Melbourne dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan kita," kata Reymond, yang juga menekankan pentingnya menghargai pengetahuan tradisional dan warisan budaya.

Danish, yang mewakili Malaysia, berfokus pada harapan yang diberikan kepada mahasiswa di sektor bisnis serta peluang yang tersedia di Melbourne dan seluruh Australia.

Kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian individu; ini tentang bekerja sama dengan komunitas lokal dan belajar dari para tokoh di industri," ujarnya, mendorong rekan-rekannya untuk mencari kolaborasi dan bimbingan.

Wawasan dari Para Pemimpin Bisnis ASEAN

Acara ini juga menampilkan kisah inspiratif dari para anggota komunitas bisnis, yang berbagi perjalanan mereka dan memberikan nasihat berharga bagi generasi penerus pengusaha.

Nitalia Slamet berbagi tentang tantangan menjadi wanita Asia di industri yang didominasi pria. "Sikap kerja keras dan mindset 'just do it' menjadi kunci kesuksesan saya," ujarnya, mendorong yang lain untuk tetap gigih meski menghadapi rintangan.

Janeca dari Australia-Philippines Business Council menyoroti peluang yang akan datang bagi para profesional dan mahasiswa Filipina di Australia, dan mengundang komunitas ASEAN yang lebih luas untuk bergabung. "Kegiatan kami, dirancang untuk membangun jembatan dan menciptakan peluang. Kami menyambut semua orang untuk berkolaborasi dengan kami," katanya dikutip dari keterangan resmi, Selasa (13/8/2024).

Baca Juga: Mau Dipakai Timnas Indonesia, Lapangan SUGBK Gunakan Rumput dari Daerah Pulau Jawa

Francis Goh dari Malaysia menceritakan perjalanannya dari kesulitan finansial hingga sukses di industri real estat. "Kami memulai dengan tekad dan rencana. Hari ini, perusahaan kami berkembang di seluruh Australia dan sekitarnya," kenang Francis, menekankan pentingnya ketekunan dan pemikiran ke depan.

Akhirnya, Celia Tran, yang mewakili Vietnam, berbicara tentang tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa saat memasuki dunia bisnis. "Membangun jaringan bisa terasa menakutkan, terutama bagi mahasiswa internasional, tetapi ada banyak profesional yang siap membantu. Jangan ragu untuk mengulurkan tangan," ia mendorong.

Membangun Masa Depan Asosiasi Mahasiswa ASEAN di Melbourne

Salah satu pembahasan kunci dalam ASEAN Day 2024 adalah gagasan yang diusulkan oleh Reymond Pepito untuk membentuk Asosiasi Mahasiswa ASEAN di Melbourne. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dan dukungan di antara mahasiswa ASEAN di Australia, serta menyediakan suara dan platform yang bersatu untuk pertukaran budaya dan pengembangan profesional.

Gagasan ini mendapat sambutan hangat dari para Konsul Jenderal yang hadir. Mereka menyatakan antusiasme terhadap inisiatif ini dan menekankan kesiapan mereka untuk mendukung pembentukan asosiasi tersebut. "Asosiasi ini tidak hanya akan memperkuat hubungan di antara mahasiswa ASEAN, tetapi juga meningkatkan kehadiran kolektif kita di Australia," ujar Konsul Jenderal Waseso, sejalan dengan pernyataan rekan-rekannya.

Perayaan ini ditutup dengan pesta kuliner tradisional ASEAN, termasuk bakso dari Indonesia, pancit dari Filipina, dan sate dari Malaysia, yang menyajikan cita rasa warisan kuliner yang kaya dari kawasan ini. Hari ASEAN 2024 di Melbourne sukses besar, menyoroti persatuan, inovasi, dan potensi dalam komunitas ASEAN. Seiring dengan berkembangnya kawasan ini, suara para pemimpin muda dan pengusaha akan membentuk masa depan yang lebih baik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rekomendasi
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved