Adopsi AI, Organisasi di ASEAN Perlu Roadmap dan Tata Kelola

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 22:44 WIB
loading...
Adopsi AI, Organisasi...
Media Briefing IBM Think 2024 Singapore di Sand Expo and Convention Center, Singapura. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Organisasi-organisasi di ASEAN telah mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)untukoperasionalnya. Namun demikian, masih dibutuhkan kesiapan peta jalan (roadmap) serta tata kelola yang jelas untuk mengoptimalkan manfaat serta penggunaannya.

Hal itu terungkap pada studi baru dari Ecosystem atas nama IBM, berjudul "AI Readiness Barometer: ASEAN's AI Landscape". Studi ini menemukan bahwa sebanyak 85% organisasi di ASEAN sepakat AI bisa membantu mencapai tujuan strategis. Namun, baru sekitar 17% di antaranya yang memiliki strategi jelas soal adopsi teknologi tersebut. Masalah lainnya, belum banyak yang memiliki peta jalan yang jelas mengenai pemanfaatan teknologi tersebut.

Baca Juga: 10 Negara Paling Maju dalam Perlombaan AI, Israel Kalah Telak dari China

Studi itu juga mengungkap adanya kesenjangan antara optimisme perusahaan mengenai kesiapan mereka memanfaatkan AI dengan realitas yang ada. Dalam studi itu ditemukan bahwa sebanyak 16% pemimpin organisasi menyatakan mereka berada puncak kesiapan AI (kategori AI First). Namun, data dan penilaian lapangan Ecosystem menunjukkan, baru sekitar 1% organisasi yang masuk dalam kategori tersebut. Demikian pula dengan 39% organisasi yang merasa telah berada dalam tahap transformasi kesiapan AI (Transformative), sementarakenyataannya baru 4% saja yang memenuhi syarat.

Pada kesempatan Media Briefing IBM Think 2024 Singapore di Sand Expo and Convention Center, Singapura, Rabu (14/8) lalu, General Manager IBM ASEAN Catherine Lian mengatakan bahwa perjalanan AI memiliki banyak manfaat bagi perusahaan. Ini termasuk mempercepat inovasi dan produktivitas, serta meningkatkan pengalaman konsumen menjadi lebih baik lagi.

Namun, sambung dia, dari hasil studi banyak pemimpin teknologi dan organisasi melakukan klaim berlebihan atas kemampuan mereka dalam mengimplementasikan AI. Menurutnya, kesiapan mengadopsi AI membutuhkan kepemimpinan yang kuat, strategi data yang kuat, dan kerangka kerja tata kelola yang matang. Hal-hal itu bertujuan untuk memastikan penggunaan AI yang bertanggung jawab dan etis, serta mampu mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Anggaran Pembangunan IKN di 2025 Hanya Rp143 Miliar, Kok Bisa?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
VADS Indonesia Dorong...
VADS Indonesia Dorong Transformasi Bisnis Otonom dari Generative AI ke Agentic AI
AP Solution Day 2026...
AP Solution Day 2026 Dorong Transformasi Digital melalui Solusi AI
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Ekspansi ke Jepang,...
Ekspansi ke Jepang, Sucofindo Perkuat Akses Pasar Global
Harta Kekayaan Taipan...
Harta Kekayaan Taipan ASEAN Lenyap Rp1.000 Triliun Imbas Perang Iran
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Rekomendasi
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Berita Terkini
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved