Jumlah Perusahaan Raksasa AS yang Terancam dengan Kehadiran AI Melonjak 473,5%
Selasa, 20 Agustus 2024 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini AI sepenuhnya berada dalam radar perusahaan Amerika , baik itu sebagai risiko dan peluang menjadi fokus utamanya. Dimana perusahaan juga melihat potensi serta secara bersamaan ada juga penurunan dengan adanya AI.
Tetapi bagi perusahaan tertentu, mereka lebih khawatir dengan AI daripada yang lainnya. Salah satu yang paling cemas adalah industri media dan hiburan, dimana 91,7% perusahaan Fortune 500 di sektor itu memperingatkan tentang risiko AI, menurut Arise.
Hal itu karena AI telah berdampak baik langsung dan tidak melalui industri tadi, membuat pemain dan perusahaan waspada terhadap teknologi baru.
"Perkembangan teknologi baru, termasuk pengembangan dan penggunaan kecerdasan buatan generatif, berkembang pesat," kata petinggi streaming Netflix dalam laporan tahunannya.
"Jika pesaing kami mendapatkan keuntungan dengan menggunakan teknologi tersebut, kemampuan kami untuk bersaing secara efektif dan hasil operasi kami dapat berdampak buruk," lanjutnya.
Sedangkan raksasa Hollywood, Disney mengatakan, aturan yang mengatur teknologi baru seperti AI generatif "tidak stabil," dan pada akhirnya dapat memengaruhi aliran pendapatan terkait penggunaan kekayaan intelektual dan bagaimana ia menciptakan produk hiburan.
Arise mengatakan, 86,4% perusahaan perangkat lunak dan teknologi, 70% telekomunikasi, 65,1% perusahaan perawatan kesehatan, 62,7% keuangan, dan 60% pengecer juga memperingatkan soal risiko AI.
Tetapi bagi perusahaan tertentu, mereka lebih khawatir dengan AI daripada yang lainnya. Salah satu yang paling cemas adalah industri media dan hiburan, dimana 91,7% perusahaan Fortune 500 di sektor itu memperingatkan tentang risiko AI, menurut Arise.
Hal itu karena AI telah berdampak baik langsung dan tidak melalui industri tadi, membuat pemain dan perusahaan waspada terhadap teknologi baru.
"Perkembangan teknologi baru, termasuk pengembangan dan penggunaan kecerdasan buatan generatif, berkembang pesat," kata petinggi streaming Netflix dalam laporan tahunannya.
"Jika pesaing kami mendapatkan keuntungan dengan menggunakan teknologi tersebut, kemampuan kami untuk bersaing secara efektif dan hasil operasi kami dapat berdampak buruk," lanjutnya.
Sedangkan raksasa Hollywood, Disney mengatakan, aturan yang mengatur teknologi baru seperti AI generatif "tidak stabil," dan pada akhirnya dapat memengaruhi aliran pendapatan terkait penggunaan kekayaan intelektual dan bagaimana ia menciptakan produk hiburan.
Arise mengatakan, 86,4% perusahaan perangkat lunak dan teknologi, 70% telekomunikasi, 65,1% perusahaan perawatan kesehatan, 62,7% keuangan, dan 60% pengecer juga memperingatkan soal risiko AI.
Lihat Juga :