India Salip China untuk Jadi Pembeli Utama Minyak Rusia

Jum'at, 23 Agustus 2024 - 07:15 WIB
loading...
India Salip China untuk...
Negara Asia Selatan ini melahap minyak Rusia yang dijual dengan harga diskon melampaui China. Foto/Dok
A A A
NEW DELHI - India menyalip China sebagai importir minyak Rusia terbesar di dunia pada bulan Juli 2024, ketika penyulingan China membeli lebih sedikit. Penyebab adalah karena margin keuntungan yang lebih rendah dari produksi bahan bakar, berdasarkan data impor.

Minyak mentah Rusia mencapai rekor dari keseluruhan impor India bulan lalu yakni mencapai 44% atau 2,07 juta barel per hari (bph). Angka tersebut 4,2% lebih tinggi dari Juni dan 12% lebih banyak dibandingkan setahun yang lalu, menurut data perdagangan dan industri India.

Baca Juga: Sukses Tikung Embargo Barat, Pendapatan Minyak Rusia Melonjak

Capaian tersebut melampaui impor minyak China dari Rusia pada bulan Juli, sebesar 1,76 juta barel per hari melalui pipa dan pengiriman, dilihat dari data bea cukai China.

Penyulingan India melahap minyak Rusia yang dijual dengan harga diskon setelah negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terhadap Moskow dan membatasi pembelian energi mereka sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.

"Kebutuhan India untuk minyak Rusia bakal terus naik, dengan catatan tidak ada pengetatan sanksi lebih lanjut," kata seorang sumber penyulingan India seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Tetesan Terakhir Minyak Rusia ke Negara Eropa Mulai Habis

Perdagangan India dengan Rusia telah meningkat sejak perang Ukraina pecah pada Februari 2022, terutama untuk impor minyak dan pupuk. Kebijakan tersebut diyakini membantu meredam lonjakan harga global dan mengendalikan inflasi.

Meningkatnya pembelian India mengubah aliran minyak mentah ESPO Blend Rusia dari pembeli tradisional China ke Asia Selatan. Impor ESPO ke India melonjak pada bulan Juli menjadi 188.000 barel per hari karena kapal Suezmax yang lebih besar digunakan, menurut data.

Penyulingan di timur laut China biasanya merupakan pembeli ESPO terbesar karena jaraknya yang dekat, tetapi permintaan mereka turun karena permintaan bahan bakar yang mulai berkurang.

Sementara itu Irak terus menjadi pemasok minyak terbesar kedua ke India bulan lalu, diikuti oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Pembelian minyak mentah India dari Timur Tengah naik 4% pada bulan Juli.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved