Transformasi Strategis, PIS Realisasikan Investasi USD353 Juta di 2023
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 17:40 WIB
loading...
PT Pertamina International Shipping (PIS) memperkuat investasi untuk terus melakukan transformasi strategis. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) memperkuat investasi untuk terus melakukan sejumlah transformasi strategis. PIS berinvestasi baik di aspek pengembangan armada, operasional, teknologi serta sumber daya manusia.
CEO PIS Yoki Firnandi memastikan perusahaan akan terus mendorong investasi untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis seiring dengan visi perusahaan untuk tampil sebagai salah pemain utama industri logistik maritim global.
"Sepanjang 2023, realisasi investasi PIS sebesar USD353 juta untuk menunjang transformasi perusahaan. Kami gembira komitmen tersebut dapat ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan Jakarta," ujar Yoki dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (23/8/2024).
Salah satu contoh investasi PIS salah satunya proyek pengembangan Jakarta Integrated Green Terminal (JIGT) di Kalibaru, Jakarta Utara, yang diteken pada September 2023 lalu.
Terminal ini merupakan langkah perusahaan dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. JIGT rencananya tidak hanya akan menampung bahan bakar seperti LPG, BBM, gasoline, dan biodiesel tapi juga dirancang untuk bisa menampung LNG, CPO, UCO (Used Cooking Oil), dan petrokimia.
CEO PIS Yoki Firnandi memastikan perusahaan akan terus mendorong investasi untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis seiring dengan visi perusahaan untuk tampil sebagai salah pemain utama industri logistik maritim global.
"Sepanjang 2023, realisasi investasi PIS sebesar USD353 juta untuk menunjang transformasi perusahaan. Kami gembira komitmen tersebut dapat ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan Jakarta," ujar Yoki dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (23/8/2024).
Salah satu contoh investasi PIS salah satunya proyek pengembangan Jakarta Integrated Green Terminal (JIGT) di Kalibaru, Jakarta Utara, yang diteken pada September 2023 lalu.
Terminal ini merupakan langkah perusahaan dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. JIGT rencananya tidak hanya akan menampung bahan bakar seperti LPG, BBM, gasoline, dan biodiesel tapi juga dirancang untuk bisa menampung LNG, CPO, UCO (Used Cooking Oil), dan petrokimia.
Lihat Juga :