Pupuk Indonesia Dorong Percepatan Konversi Motor BBM ke Listrik
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
"Seluruh motor listrik ini menjadi kendaraan operasional di lingkungan perusahaan, baik di pabrik maupun para tenaga pemasaran, sehingga kami dapat berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang bersih dan berkelanjutan," tutup Rahmad.
Baca Juga: Honda Tak Khawatir Digempur Motor Listrik China, Ini Rahasianya
Pada kesempatan yang sama, Sekjen ESDM Dadan Kusdiana mengapresiasi Pupuk Indonesia dan seluruh stakeholder yang telah mendukung program konversi dan penggunaan motor listrik. Pada program ini, dibutuhkan dana konversi sebesar Rp16 juta per 1 unit motor. Kementerian ESDM akan memberikan dana sebesar Rp10 juta dan sisanya dibantu Perusahaan.
Dia menyampaikan bahwa penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai dapat menghemat biaya dan mendukung masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dia mengilustrasikan bahwa 1 liter motor BBM menghasilkan emisi sebesar 2,5 kilogram (kg) Co2, sementara motor listrik berbasis baterai setiap 1 KwH menghasilkan 1 kg emisi. Tidak hanya itu, dari sisi biaya, setiap pengisian 1 KwH dikenakan sekitar Rp 2.400 sementara kendaraan berbasis BBM sekitar Rp 13.700 per liter.
Baca Juga: Honda Tak Khawatir Digempur Motor Listrik China, Ini Rahasianya
Pada kesempatan yang sama, Sekjen ESDM Dadan Kusdiana mengapresiasi Pupuk Indonesia dan seluruh stakeholder yang telah mendukung program konversi dan penggunaan motor listrik. Pada program ini, dibutuhkan dana konversi sebesar Rp16 juta per 1 unit motor. Kementerian ESDM akan memberikan dana sebesar Rp10 juta dan sisanya dibantu Perusahaan.
Dia menyampaikan bahwa penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai dapat menghemat biaya dan mendukung masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dia mengilustrasikan bahwa 1 liter motor BBM menghasilkan emisi sebesar 2,5 kilogram (kg) Co2, sementara motor listrik berbasis baterai setiap 1 KwH menghasilkan 1 kg emisi. Tidak hanya itu, dari sisi biaya, setiap pengisian 1 KwH dikenakan sekitar Rp 2.400 sementara kendaraan berbasis BBM sekitar Rp 13.700 per liter.
(nng)
Lihat Juga :