PropTech Kian Berkembang, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi Perumahan
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
"Digitalisasi diperlukan untuk membangun ekosistem perumahan yang lebih efektif dan efisien serta dalam upaya mengintegrasikan seluruh proses penyelenggaraan perumahan, mulai dari penyiapan lahan, perencanaan dan perancangan, perizinan, pemasaran, pelaksanaan kontruksi, jual beli, pemanfaatan, hingga pengelolaan," terangnya.
Sementara, President Director Teknika Proptech Hub Sean Reno menyatakan teknologi properti sangat luas. Berbagai macam sistem telah di adopsi oleh berbagai stakeholder. Kami berharap kedepannya terjadi integrasi lebih lanjut.
Teknika siap mengawal diskusi lebih lanjut antar stakeholder dan mengusung adopsi teknologi di sektor ini. Reno menambahkan, PropTech ini sebagai penunjang dan telah menjadi alat kerja yang fungsinya beragam mulai dari informasi transaksi, progres proyek hingga alat kontrol.
"Untuk itu kami dan Kementerian PUPR terus mendata pemain PropTech yang jumlahnya terus bertambah dengan produk mulai dari pemasaranan, kontruksi, perencanaan proyek hingga pengelolaan proyek. Perkembangan PropTech sangat luas dan akan terus berkembang. Kita berharap PropTech ini bisa terhubung antara satu dan lainnya. Harapannya bisa terkoneksi, dan ini akan menjadi peluang bagi industri properti," tegas Reno.
Pada kesempatan tersebut, Board of Directores Member FIABCI (Federation Internationale des Administrateurs de Biens Conseils Immobiliers) Soelaeman Soemawinata menegaskan bahwa PropTech di negara maju sudah digunakan sejak lama yang bertujuan mulai dari perencanaan, pemasaran hingga pengelolaan.
Sementara, President Director Teknika Proptech Hub Sean Reno menyatakan teknologi properti sangat luas. Berbagai macam sistem telah di adopsi oleh berbagai stakeholder. Kami berharap kedepannya terjadi integrasi lebih lanjut.
Teknika siap mengawal diskusi lebih lanjut antar stakeholder dan mengusung adopsi teknologi di sektor ini. Reno menambahkan, PropTech ini sebagai penunjang dan telah menjadi alat kerja yang fungsinya beragam mulai dari informasi transaksi, progres proyek hingga alat kontrol.
"Untuk itu kami dan Kementerian PUPR terus mendata pemain PropTech yang jumlahnya terus bertambah dengan produk mulai dari pemasaranan, kontruksi, perencanaan proyek hingga pengelolaan proyek. Perkembangan PropTech sangat luas dan akan terus berkembang. Kita berharap PropTech ini bisa terhubung antara satu dan lainnya. Harapannya bisa terkoneksi, dan ini akan menjadi peluang bagi industri properti," tegas Reno.
Pada kesempatan tersebut, Board of Directores Member FIABCI (Federation Internationale des Administrateurs de Biens Conseils Immobiliers) Soelaeman Soemawinata menegaskan bahwa PropTech di negara maju sudah digunakan sejak lama yang bertujuan mulai dari perencanaan, pemasaran hingga pengelolaan.
Lihat Juga :