Bangkitkan Amarah Naga, Produk-produk Eropa Terancam Tarif Tinggi

Minggu, 25 Agustus 2024 - 14:02 WIB
loading...
A A A
Pertikaian itu dinilai akan semakin membebani Eropa, setelah industri dan pertanian blok tersebut terpukul oleh kenaikan harga energi yang dramatis yang belum pernah terjadi sejak tahun 1970-an akibat keputusan politisnya mencoba melemahkan pasokan minyak dan gas Rusia. Kebijakan itu membuat hampir semua barang industri, mulai dari pupuk nitrat dan bahan kimia hingga baja yang dibuat oleh pabrik baja besar Eropa menjadi sangat mahal untuk diproduksi.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mencoba meredakan potensi perang dagang dengan Beijing dengan mengatakan, "meskipun sistem politik kita berbeda, hal itu tidak boleh mengarah pada persaingan sistemik dan permanen. Itu bukan kepentingan kita." Borrell juga melontarkan komentar mengejutkan mengenai kebijakan perdagangan AS, yang ia salahkan atas meningkatnya ketegangan perdagangan dengan China.

"Ketika mereka mengambil tindakan terhadap China, mereka tidak bertanya apakah itu menguntungkan kami atau tidak. Ketika mereka melarang impor mobil China atau mengenakan tarif pencegahan, mereka tidak bertanya pada diri sendiri ke mana mobil-mobil China yang tidak akan masuk ke AS akan dikirim. Ke mana mereka akan pergi? Ke pasar mana lagi mereka bisa pergi? Ya tentu saja, ke pasar Eropa, dan itu menyebabkan masalah daya saing bagi industri kami," cetusnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Rekomendasi
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved