Ekonomi Hijau Bisa Serap 2,2 Juta Tenaga Kerja hingga 2060
Minggu, 25 Agustus 2024 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
"Kekurangan tenaga terampil akan meningkat, jika berbagai pelatihan saat ini tidak selaras dengan kemajuan teknologi," ujar Vivi.
Sementara, Head of Leadership Development and Scholarship Tanoto Foundation, Michael Susanto, juga menyampaikan bahwa tantangan terbesar untuk menyambut peluang green jobs di dunia bagi Indonesia adalah kesiapan sumber daya manusianya. Padahal peluang green jobs saat ini sudah semakin melimpah.
Baca Juga: Prospek Industri Hijau Menyongsong Indonesia Emas 2045
Platform jobseeker yang paling besar, misalnya Linkedin, zaman dulu tidak ada yang namanya pilihan green jobs. Sekarang sudah ada," ucap Michael.
Oleh karena itu, sektor pendidikan di Indonesia sangatlah penting dalam upaya mencetak manusia-manusia yang terampil untuk mengisi pekerjaan ramah lingkungan dan usaha bisnis yang berkelanjutan.
Sementara, Head of Leadership Development and Scholarship Tanoto Foundation, Michael Susanto, juga menyampaikan bahwa tantangan terbesar untuk menyambut peluang green jobs di dunia bagi Indonesia adalah kesiapan sumber daya manusianya. Padahal peluang green jobs saat ini sudah semakin melimpah.
Baca Juga: Prospek Industri Hijau Menyongsong Indonesia Emas 2045
Platform jobseeker yang paling besar, misalnya Linkedin, zaman dulu tidak ada yang namanya pilihan green jobs. Sekarang sudah ada," ucap Michael.
Oleh karena itu, sektor pendidikan di Indonesia sangatlah penting dalam upaya mencetak manusia-manusia yang terampil untuk mengisi pekerjaan ramah lingkungan dan usaha bisnis yang berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :