alexametrics

Dua BUMN Berkolaborasi Kembangkan Hunian Berkonsep TOD

loading...
Dua BUMN Berkolaborasi Kembangkan Hunian Berkonsep TOD
Peluncuran kerja sama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Adhi Commuter Properti dalam proyek hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD). Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Adhi Commuter Properti, anak usaha PT Adhi Karya Tbk, berkolaborasi dalam pengembangan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD).

Keberadaan pengguna commuter line atau KRL yang semakin meningkat saat ini dianggap menjadi peluang emas bagi para pengembang properti dalam terus mengembangkan hunian yang terkoneksi dengan multimoda transportasi.

"Ground breaking tower dua ini menjadi penanda keseriusan kami untuk mengembangkan hunian terjangkau namun berkualitas, di kawasan eksklusif dengan kemudahan sistem transportasi dari dan menuju Kawasan,” ujar Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Indra Syahruzza dalam keterangan tertulis, Kamis (26/9/2019).



Menurut data Kereta Commuter Indonesia, rata-rata jumlah pengguna KRL per hari mencapai lebih dari 1 juta pengguna pada hari kerja. Prospek bisnis inilah yang mendasari PT Adhi Commuter Properti bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam meluncurkan hunian modern yaitu ‘Cisauk Point’ dengan tagline yang dibawa yaitu A Step to Balance.

"Kawasan Cisauk Point ini telah terintegrasi langsung dengan stasiun KRL Cisauk dan pasar intermoda BSD. Kemudahan akses menuju sarana dan prasarana transportasi umum memang menjadi keunggulan dari Cisauk Point," kata Corporate Deputy Director of Assets Development PT Kereta Api Indonesia (Persero) Suharjono.

Cisauk Point merupakan produk kolaborasi antara PT Adhi Commuter Properti yang merupakan subsidiary dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Dibangun di tanah seluas 16.500 m2, Cisauk Point terbagi atas hunian apartemen dan komersial area. Untuk hunian apartemen, ada 6 tower, dengan total jumlah unitnya diseluruh tower tersebut mencapai hampir 3000 unit.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak