Airlangga Klaim Mal Indonesia Lebih Baik dari San Fransisco, Kok Bisa?

Rabu, 28 Agustus 2024 - 15:32 WIB
loading...
Airlangga Klaim Mal...
Airlangga mengatakan pusat perbelanjaan di Indonesia lebih baik dan lebih modern dibandingkan negara-negara lain. Foto/Dok. MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini bahwa mal-mal di Indonesia lebih baik dari berbagai mal di negara lainnya. Airlngga pun yakin mal di tanah air lebih baik jika dibandingkan dengan yang ada di San Fransisco.

Sebelumnya, dia menyoroti pertumbuhan sektor ritel Indonesia sebesar 12%, meskipun kondisi mal atau pusat perbelanjaan di Indonesia lebih baik dan bahkan lebih modern dibandingkan negara-negara lain.

Baca Juga : Kurangi Beban APBN, Pemerintah Luncurkan 2 Skema Pembiayaan untuk Infrastruktur

"Di berbagai negara itu tidak ada yang semodern seperti yang ada di Indonesia," ujar Airlangga dalam Indonesia Retail Summit 2024 di Swissotel Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Airlangga mengatakan bahwa angka pertumbuhan sektor ritel ini juga menjadi sebuah refleksi dari level pendapatan per kapita di kota, seperti di Jakarta yang rata-rata pendapatan per kapitanya setara USD20.000 per tahun.

"Inilah kenapa mal-mal di Jakarta semakin banyak, karena pendapatan per kapitanya sudah melampaui middle income trap. Ini kemudian mendorong banyaknya mal, bahkan juga termasuk Alfamart, Indomaret, Ace Hardware, bahkan itu berapa banyak outlet iBox juga menjadi indikator daya beli ritel kita," jelas Airlangga.

Tak hanya itu, Airlangga juga menyoroti jumlah kelas menengah yang cukup besar di Indonesia, angkanya mencapai 164 juta orang.

"Termasuk juga aspiring middle class, memang middle class banyak program yang didukung pemerintah, seperti misalnya di sektor kesehatan melalui PBI untuk BPJS Kesehatan, bahkan coverage BPJS Kesehatan kita salah satu yang terlengkap," sambungnya.

Baca Juga : Airlangga Kumpulkan Para Mantan Menko Perekonomian, Ada Apa?

Dia membandingkan coverage BPJS Kesehatan Indonesia dengan berbagai negara lain, bahkan beberapa lingkup tidak dicover oleh asuransi negara lain, termasuk Amerika Serikat (AS) sekalipun.

"Di Indonesia (coverage-nya) diberi, itu yang mendukung kelas menengah mempunyai daya beli, jadi kalau mereka sehat, mereka bisa kerja, tentu mereka bisa spending," pungkas Airlangga.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Gap Dagang Puluhan Miliar...
Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved