BTN Pastikan Akuisisi Bank Syariah Tahun Ini Rampung
Rabu, 28 Agustus 2024 - 17:18 WIB
loading...
BTN tengah melakukan penjajakan dengan sebuah bank umum syariah (BUS) yang cukup potensial untuk diakuisisi dan digabungkan dengan unit usaha syariah (UUS)-nya, yakni BTN Syariah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN tengah melakukan penjajakan dengan sebuah bank umum syariah (BUS) yang cukup potensial untuk diakuisisi dan digabungkan dengan unit usaha syariah (UUS)-nya, yakni BTN Syariah. Perseroan berharap, proses akuisisi tersebut dapat rampung sebelum tahun ini berakhir.
Baca Juga: OJK Beri Sinyal Restu Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN tengah melakukan uji tuntas (due diligence) dengan sebuah BUS yang telah berjalan selama beberapa waktu, namun dia menolak menyebutkan nama bank tersebut.
“Banknya apa, saya masih harus merahasiakan, karena akan berurusan dengan otoritas jasa keuangan dan pasar modal terkait keterbukaan informasi. Katakan saja namanya bank X. Jadi bank X ini sedang kami dekati, dan salah satunya yang sedang dibahas adalah mengenai valuasi,” ungkap Nixon dalam konferensi pers Public Expose Live secara daring di Jakarta, Selasa (27/8).
Baca Juga: Spin Off Unit Usaha Syariah, Bank BTN Melirik Beberapa Bank Jadi Target Akuisisi
Kendati menolak menyebutkan nama bank tersebut, Nixon mengungkapkan, bahwa proses due diligence berjalan dengan lancar dan prosesnya lebih sederhana. Selain itu, dari negosiasi yang berjalan, BTN menilai transaksi jual-belinya tidak akan rumit. “Yang ketiga, size (ukuran banknya) relatif tidak terlalu besar,” ujar Nixon.
Sambung Nixon menjelaskan, manajemen BTN tengah intens bernegosiasi tentang valuasi BUS potensial tersebut dengan pemegang saham BTN, dalam hal ini Kementerian BUMN, serta pemegang saham BUS yang hendak diakuisisi.
Baca Juga: OJK Beri Sinyal Restu Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN tengah melakukan uji tuntas (due diligence) dengan sebuah BUS yang telah berjalan selama beberapa waktu, namun dia menolak menyebutkan nama bank tersebut.
“Banknya apa, saya masih harus merahasiakan, karena akan berurusan dengan otoritas jasa keuangan dan pasar modal terkait keterbukaan informasi. Katakan saja namanya bank X. Jadi bank X ini sedang kami dekati, dan salah satunya yang sedang dibahas adalah mengenai valuasi,” ungkap Nixon dalam konferensi pers Public Expose Live secara daring di Jakarta, Selasa (27/8).
Baca Juga: Spin Off Unit Usaha Syariah, Bank BTN Melirik Beberapa Bank Jadi Target Akuisisi
Kendati menolak menyebutkan nama bank tersebut, Nixon mengungkapkan, bahwa proses due diligence berjalan dengan lancar dan prosesnya lebih sederhana. Selain itu, dari negosiasi yang berjalan, BTN menilai transaksi jual-belinya tidak akan rumit. “Yang ketiga, size (ukuran banknya) relatif tidak terlalu besar,” ujar Nixon.
Sambung Nixon menjelaskan, manajemen BTN tengah intens bernegosiasi tentang valuasi BUS potensial tersebut dengan pemegang saham BTN, dalam hal ini Kementerian BUMN, serta pemegang saham BUS yang hendak diakuisisi.
Lihat Juga :