Cetak Wirausaha Tangguh, Menteri Teten Apresiasi Program Pertamina UMK Academy

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 22:40 WIB
loading...
Cetak Wirausaha Tangguh,...
Pertamina UMK Academy dinilai sejalan dengan program Pemerintah untuk mendorong pelaku UMK agar berdaya saing tinggi.Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menggelar kick off Usaha Mikro Kecil (UMK) Academy 2024 skala nasional dengan tagline “Beri Energi Baru, Menuju UMK Maju”. Program ini diharapkan mampu mendorong para UMK bisa semakin maju dan naik kelas lebih cepat, bahkan hingga ke tingkat internasional.

Pertamina UMK Academy 2024 skala nasional merupakan kelanjutan dari program tingkat regional. Pada skala regional, dari 8.500 pendaftar, sekitar 1.686 UMK mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 523 UMK dinyatakan lolos ke level nasional.

Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki mengapresiasi pelaksanaan Pertamina UMK Academy karena dinilai sejalan dengan program Pemerintah untuk mendorong pelaku UMK agar berdaya saing tinggi dan terus berkembang. Program yang berjalan sejak 2020 ini juga telah terbukti sukses membawa UMK naik kelas.

Baca Juga : Keroyokan Mendorong UMKM TWC Borobudur jadi Ahli Marketplace dan Social Commerce

"Terima kasih kepada Pertamina atas kontribusinya yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan UMK dan ekonomi nasional," kata Teten saat membuka kick off Pertamina UMK Academy 2024 Nasional yang digelar secara virtual pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Teten menuturkan, UMK memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Pertama, sebagai penyedia lapangan pekerjaan, berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB), termasuk terhadap ekspor. Untuk itu, dukungan terhadap UMK sangat dibutuhkan.

"Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pertamina yang telah lama membina lebih dari 66 ribu mitra binaan sejak tahun 1993. Ini menunjukkan dedikasi luar biasa untuk meningkatkan ekonomi rakyat," ucap Teten.

Corporate Secretary Pertamina Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, Pertamina UMK Academy merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SGD’s) nomor 8, yaitu menyediakan pekerjaan yang layak yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Tujuan utama digelar Pertamina UMK Academy adalah melakukan pembinaan terhadap pelaku UMK agar naik kelas. Kemudian membantu meningkatkan jangkauan produk, meningkatkan pengetahuan usaha dalam pemasaran produk secara online serta memberikan keahlian berwirausaha untuk menciptakan UMK yang tangguh.

"Diharapkan para peserta UMK Academy akan semakin sukses mulai dari peningkatan jumlah pegawai, kapasitas produksi, omzet, pelibatan masyarakat sekitar yang lebih banyak, memperoleh sertifikat nasional dan internasional serta pemasaran produk di luar daerah bahkan di luar negeri," harapnya.

Senada, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan bahwa UMK Academy yang merupakan program rutin tahunan Pertamina ini diharapkan berdampak positif untuk pengembangan bisnis UMK sehingga dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

"Pertamina berkomitmen membantu UMK naik kelas, karena pada akhirnya pelaku UMK ini dapat mendorong pertumbuhan perekonomian baik di daerah maupun nasional," jelas Fadjar.

Pipin Fitria, pemilik Mutiara Gitbay merasa bersyukur dapat lolos menjadi peserta Pertamina UMK Academy 2024 skala nasional. Ia akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu lebih banyak agar bisnisnya bisa makin berkembang.

"Ini peluang langka, karena di sini saya bisa mendapat kesempatan one by one coaching dari para mentor berpengalaman," ungkapnya.

Pipin mengawali perjalanan bisnis sepuluh tahun lalu dengan memanfaatkan potensi wilayah daerah, yakni mutiara kerang Lombok. Ia menjual berbagai macam perhiasan dengan produk unggulan berupa mutiara laut yang diikat, perak hingga emas. Dalam proses produksi, Pipin juga melibatkan warga sekitar yakni para ibu rumah tangga.

Pelaksanaan Pertamina UMK Academy skala nasional akan berlangsung hingga akhir Desember 2024, yang terbagi dalam 4 kelas. Yakni kelas Go Modern, Go Online, Go Digital dan Go Global. Selain mendapat pendampingan, pelatihan dan sertifikasi, peserta terpilih juga berkesempatan mengikuti pameran.

Baca Juga : Kisah Mantan Karyawan Toko Jadi Pengusaha Batik hingga Go Global

Di akhir program akan dipilih para Champion yang bisa meraih hibah teknologi alat produksi tepat guna senilai total ratusan juta rupiah.

Untuk pembinaan babak lanjut dari program Pertamina UMK Academy juga akan dilaksanakan Pertapreneur Aggregator yang merupakan program kolaborasi yakni UMKM binaan, yang membina UMKM lainnya dengan membangun jejaring kolaborasi antar-UMKM di sekitarnya.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Berita Terkini
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved