alexametrics

Anggaran Rp4,04 Triliun Disiapkan Bagi Pembangunan Wisata Danau Toba

loading...
Anggaran Rp4,04 Triliun Disiapkan Bagi Pembangunan Wisata Danau Toba
Pemerintah siapkan dana Rp4,04 triliun untuk pengembangan wisata Danau Toba. Foto/Koran SINDO
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, terus melakukan pengembangan pariwisata di Danau Toba, Sumatra Utara. Luhut mengatakan, tahun depan, pemerintah akan mencairkan anggaran Rp4,04 triliun untuk pariwisata Danau Toba, ditambah dana USD200 juta dari World Bank.

Dana itu, menurut Luhut akan diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata, semisal pembangunan jalan, pembenahan spot-spot turis dan juga proyek infrastruktur lain.

"Untuk nanti pembangunan jalan yang akan kita rancang dari Siantar sampai dengan Parapat. Anggaran itu peruntukannya banyak sekali, misalnya ada spot-spot turis, kita ada 39 spot, nah itu sedang kita benahi semua," terang Luhut di Jakarta, Senin (14/10/2019).



Luhut menambahkan juga ada perbaikan lapangan terbang di Sibisa. Bertujuan untuk mempermudahkan akses penerbangan.

"Nanti bagaimana masyarakat menyikapinya dengan baik, ini semua kita buat holistik, Grab masuk, SIAP masuk, OYO masuk, nanti masyarakat akan dibina. Untuk loannya nanti bisa dipinjam dari BRI, dan sudah kita buat skemanya dengan blended finance. Nanti kita akan pantau, kalau ada yang tipu-tipu beritahu saya, biar saya ‘tumbuk’ nanti," jelasnya.

Luhut juga meminta kepada seluruh pihak terkait dan masyarakat di sekitar Danau Toba agar saling bergandengan dan terus bekerja keras untuk kesejahteraan bersama.

"Sekali lagi saya minta kepada seluruhnya. Ayo kita bangun Toba ini, ayo kita kerja keras, nanti Sigapiton saya akan kesana, saya janji dan nanti kepada tetua-tetua Sigapiton, ayo kita duduk bersama. Sepanjang masih dalam aturan main, saya dari waktu ke waktu pasti akan membantu kalian," pungkas Luhut.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak