Ace Hardware Pamit dari Indonesia, Bakal Ganti Nama Baru
Kamis, 05 September 2024 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
“Kami sangat yakin bahwa persiapan matang yang sedang kami upayakan ini mampu mempertahankan posisi Perusahaan sebagai pemimpin pasar, mempertahankan daya saing yang kuat di industri ritel, semakin relevan dengan kebutuhan setiap pelanggan, serta memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap seluruh pemangku kepentingan,” katanya, dikutip Kamis (5/9/2024).
Disebut Gregory, pemutusan lisensi ACE Hardware sejalan dengan fokus dan rencana pengembangan bisnis Perusahaan di masa mendatang. Di mana perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan ragam inovasi produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi hidup pelanggan di Indonesia.
Untuk diketahui, dalam laporan terbarunya, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk mencetak kinerja keuangan yang solid pada semester I tahun 2024 dengan kenaikan laba bersih sebesar 21% menjadi Rp366 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
/
Baca Juga : PMI Manufaktur Indonesia Merosot, Pengusaha Ungkap Ada Sinyal Bahaya
Pendapatan bersih juga mengalami pertumbuhan sebesar 14% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp4,1 triliun. Selain itu, peningkatan SSSG sebesar 10,7% juga diraih Perusahaan di semester pertama tahun 2024.
Lebih lanjut, hingga awal semester II tahun 2024 Perusahaan berhasil membuka 10 toko dengan menjangkau enam wilayah baru yakni Banyuwangi, Garut, Banda Aceh, Tanjungpinang, Ternate dan Palopo.
Disebut Gregory, pemutusan lisensi ACE Hardware sejalan dengan fokus dan rencana pengembangan bisnis Perusahaan di masa mendatang. Di mana perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan ragam inovasi produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi hidup pelanggan di Indonesia.
Untuk diketahui, dalam laporan terbarunya, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk mencetak kinerja keuangan yang solid pada semester I tahun 2024 dengan kenaikan laba bersih sebesar 21% menjadi Rp366 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
/
Baca Juga : PMI Manufaktur Indonesia Merosot, Pengusaha Ungkap Ada Sinyal Bahaya
Pendapatan bersih juga mengalami pertumbuhan sebesar 14% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp4,1 triliun. Selain itu, peningkatan SSSG sebesar 10,7% juga diraih Perusahaan di semester pertama tahun 2024.
Lebih lanjut, hingga awal semester II tahun 2024 Perusahaan berhasil membuka 10 toko dengan menjangkau enam wilayah baru yakni Banyuwangi, Garut, Banda Aceh, Tanjungpinang, Ternate dan Palopo.
(fch)
Lihat Juga :