Pandemi Bakal Bikin Jalan-Jalan Berlubang, Apa Hubungannya?
Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:40 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan, kondisi jalan sudah memasuki masa pemeliharaan, rehabilitasi maupun kontruksi. Namun dengan anggaran Rp16-20 triliun masih belum mencukupi untuk kebutuhan minimal, yakni di angka Rp35 triliun. ( Baca juga:Data Valid Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Baru 10,8 Juta Pekerja )
“Agak sulit mencapai kemantapan jalan 100%. Karena itu masih diperlukan terobosan anggaran dan ini perlu diskusi dengan pemangku kepentingan lain,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR , di Jakarta (Rabu/26/8/2020).
Tidak hanya jalan, Hedy Rahadian juga membeberkan bahwa kondisi jembatan juga sudah banyak memasuki masa usia pelayanan karena dibangun sejak tahun 1970-an.
“Ini (jembatan) akan kita maksimalkan melalui anggaran perawatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Komisi V masih berupaya menggali permasalahan yang ada terkait revisi undang-undang mengenai jalan yang masuk dalam prolegnas. Anggota Komisi V DPR, Bambang Suryadi, mengatakan perlunya solusi anggaran yang bisa dimanfaatkan langsung untuk pembangunan jalan. Dia menjelaskan, jalan-jalan nasional, terutama jalan arteri banyak dilewati truk-truk logistik barang maupun industri besar.
“Agak sulit mencapai kemantapan jalan 100%. Karena itu masih diperlukan terobosan anggaran dan ini perlu diskusi dengan pemangku kepentingan lain,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR , di Jakarta (Rabu/26/8/2020).
Tidak hanya jalan, Hedy Rahadian juga membeberkan bahwa kondisi jembatan juga sudah banyak memasuki masa usia pelayanan karena dibangun sejak tahun 1970-an.
“Ini (jembatan) akan kita maksimalkan melalui anggaran perawatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Komisi V masih berupaya menggali permasalahan yang ada terkait revisi undang-undang mengenai jalan yang masuk dalam prolegnas. Anggota Komisi V DPR, Bambang Suryadi, mengatakan perlunya solusi anggaran yang bisa dimanfaatkan langsung untuk pembangunan jalan. Dia menjelaskan, jalan-jalan nasional, terutama jalan arteri banyak dilewati truk-truk logistik barang maupun industri besar.
Lihat Juga :