alexametrics

BIG Agent Jadi Peluang Pebisnis Lokal Berdayakan Ribuan SDM

loading...
BIG Agent Jadi Peluang Pebisnis Lokal Berdayakan Ribuan SDM
BIG Agent merupakan terobosan dari Ralali sebagai next generation platform B2B untuk lebih memanfaatkan teknologi dengan layanan 020 (offline to online). Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan dari 133,9 juta jiwa tenaga kerja, 6,9 juta diantaranya tercatat masih menganggur dan sebagian besar berada di daerah perkotaan. Di sisi lain, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus didorong agar menghasilkan pemerataan dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat, terutama pertumbuhan ekonomi nasional.

Ralali.com sebagai next generation platform B2B (business to business) terus melakukan inovasi mendorong UMKM untuk lebih memanfaatkan teknologi dengan layanan 020 (offline to online) melalui BIG Agent. Platform yang menjadi bagian dari ekosistem digital Ralali ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan, dengan bekerja menyasar market, termasuk UMKM. Dengan demikian UMKM lebih teredukasi untuk memanfaatkan teknologi digital untuk tetap mampu bersaing.

Carlo Lukman, VP of City Expansion Ralali.com menuturkan, BIG Agent memberdayakan masyarakat yang ingin menjadi Sobat Agent (sebutan bagi pekerja yang tergabung di BIG Agent) melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas yang diinginkan dalam bentuk pekerjaan yang fokus pada promosi dan penjualan. BIG Agent juga melayani segmentasi B2B yang memungkinkan UMKM untuk membeli kebutuhan usaha secara online dengan harga grosir.



“Sehingga pelaku UMKM tidak kesusahan harus membandingkan vendor A atau B lagi. Karena dari informasi yang diberikan oleh Sobat Agent secara langsung mempermudah pelaku UMKM mengetahui kualitas, dan keuntungan bagi usahanya,” tutur Carlo.

Untuk mengoptimalkan peran dan kinerja dari Sobat Agent, Ralali.com bekerja sama dengan pengusaha lokal atau lembaga pemberdayaan masyarakat yang merupakan perwakilan di setiap daerah lalu diangkat sebagai Mitra BIG Agent. Kerja sama tersebut didasari keinginan Ralali untuk memberdayakan UMKM dan pengusaha lokal di setiap daerah untuk berdaya saing, melek digital dan mampu melahirkan SDM yang unggul dan produktif.

“Kami menyadari untuk mencapai misi sosial BIG Agent yang besar untuk pelaku bisnis dan SDM Indonesia itu tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga maupun penyelenggara bisnis yang menjadi Mitra BIG Agent, maka hal tersebut akan tercapai,” ujar Carlo.

Sambung Carlo menjelaskan, Mitra BIG Agent adalah mitra resmi dan berbadan hukum yang kemudian ditunjuk oleh Ralali.com sebagai representasi di tiap daerah. Saat ini Mitra BIG Agent sudah tersebar di Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat serta Sumatera.

“Kami mengajak pengusaha di daerah untuk bekerja sama membangun keunggulan wilayahnya dengan memberikan pemerataan akses dan ketersediaan barang bagi UMKM, dibantu aplikasi BIG Agent. Ralali.com memiliki kepedulian yang besar pada pemberdayaan UMKM dan masyarakat,” jelas Carlo.

Sementara, lanjut Carlo, Mitra BIG Agent akan mendapatkan sejumlah keuntungan, antara lain mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki pebisnis daerah, seperti SDM, kantor atau toko yang dimiliki untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Terlebih Mitra BIG Agent dapat berkontribusi bagi lingkungan dengan memberdayakan masyarakat di sekitarnya untuk bekerja, bersama BIG Agent.

“Pendapatan Mitra BIG Agent itu berupa bagi hasil dari setiap pekerjaan yang dilakukan Agentnya. Kebayang, kan keuntungan yang diperoleh. Itu kalau Mitra mampu mengelola ratusan bahkan ribuan Sobat Agent yang di dalam jaringannya untuk bekerja lebih optimal,” tutur Carlo.

Lebih lanjut terang dia, adapun syarat untuk menjadi Mitra BIG Agent Ralali antara lain mempunyai usaha yang telah berjalan sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dengan lokasi usaha tetap yang strategis, berbadan hukum dan memiliki minimal 5 orang karyawan. Tugas Mitra BIG Agent mencakup perekrutan, pembekalan, pengelolaan kinerja Sobat Agent dalam melakukan pekerjaannya. “Saat ini rata-rata 300 orang yang dikelola oleh satu Mitra BIG Agent dan terus berkembang bisa mencapai ribuan,” imbuh Carlo.

Seperti halnya Mitra BIG Agent PT. Athir Kaisan Asia mengelola 2.575 Sobat Agent yang sebagian besar tersebar di Bandung, Jakarta, Depok, Tangerang, Semarang hingga Palembang. Perusahaan yang bergerak di bidang alih daya ini berhasil membukukan 26.129 pekerjaan survei, promosi dan akuisisi dari BIG Agent.

Galih, Mitra BIG Agent PT. Athir Kaisan Asia, merasa perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital, terutama di bidang marketplace. Ia beranggapan BIG Agent memiliki potensi yang besar bila dikolaborasikan dengan SDM yang dikelolanya.

“Kami terbiasa bisnis konvensional, mengelola mitra dan sales, kurir dan lainnya. Ini menjadi opportunity perusahaan kami untuk mengembangkan aplikasi BIG Agent karena kemampuan tim kami sudah mendukung dari sisi teknologi dan networking. Selebihnya tetap terus memberikan pelatihan dan edukasi tentang BIG Agent kepada tim agar lebih paham dan mampu melahirkan Sobat Agent yang berkualitas nantinya,” kata Galih.

Sebagai Mitra, perusahaan yang berdomisili di Bandung ini mengakomodir pendaftaran Sobat Agent, melakukan pelatihan, membuat call center, dan melakukan pertemuan rutin seminggu sekali dengan Sobat Agent di setiap lokasi kantor Mitra BIG Agent.

“Kami rutin melakukan sharing, terkait kendala-kendala di lapangan. Bahkan di cabang Depok kami buatkan call center agar para Sobat Agent ini dapat berkoordinasi langsung dengan koordinator yang stand by melayani setiap keluhan dan permasalahan di lapangan setiap harinya,” pungkas Galih.

Ralali.com saat ini telah bekerja sama dengan 99 Mitra BIG Agent tersebar di seluruh Indonesia dengan target penguatan Mitra BIG Agent mampu lebih memberdayakan dan memaksimalkan potensi pelaku bisnis di berbagai daerah. Ekspansi dan kolaborasi Mitra BIG Agent.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak