AMMAN Masuk Daftar Perusahaan Paling Terpercaya di Dunia

Senin, 09 September 2024 - 18:06 WIB
loading...
AMMAN Masuk Daftar Perusahaan...
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) meraih penghargaan World’s Most Trustworthy Companies 2024 dari majalah Newsweek. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), meraih penghargaan "World’s Most Trustworthy Companies 2024" atau perusahaan paling terpercaya versi majalah Newsweek. AMMAN menempati urutan 15 dari 53 perusahaan di berbagai negara untuk kategori "Materials and Chemicals".

Perusahaan yang masuk dalam penilaian "World’s Most Trustworthy Company" adalah perusahaan yang tercatat di bursa efek di 20 negara target, dengan pendapatan lebih dari USD500 juta. Newsweek bekerja sama dengan perusahaan penelitian data global Statista, telah melakukan survei terhadap 70.000 partisipan di 20 negara tersebut. Setiap partisipan memberikan penilaian terhadap perusahaan yang mereka kenali dari tiga perspektif: Kepercayaan (calon) Investor, Kepercayaan (calon) Pelanggan, dan Kepercayaan (calon) Karyawan. Penilaian juga meliputi social listening dengan memantau sentimen atas perusahaan di internet dan media sosial.

Baca Juga: Menhub Sebut Harga Tiket Pesawat Hanya Bisa Turun 10%

"Kami selalu mengutamakan integritas dalam menjalankan bisnis operasional. Komitmen AMMAN terhadap keunggulan dan kualitas tinggi juga terus kami jaga dengan melakukan perbaikan secara terus menerus. Kami melihat hal inilah yang menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik," ujar Vice President Corporate Communications & Investor Relations AMMAN, Kartika Octaviana, dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/9/2024).

Dia menambahkan, sebagai produsen tembaga dan emas yang signifikan secara global dengan cadangan berkelas dunia yang besar, AMMAN telah melakukan berbagai upaya transformasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional. Salah satu langkah yang dilakukan AMMAN segera setelah akuisisi adalah menutup 40% kapasitas penambangan selama tiga bulan pada tahun 2017 untuk menyusun ulang rencana penambangan, sehingga alat gali dan alat angkut bekerja lebih produktif dan efisien. "Gebrakan ini mampu meningkatkan volume production blasting secara signifikan dengan fragmentasi yang optimal," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikat Tambang Ilegal...
Sikat Tambang Ilegal dalam Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang!
Bahlil Ungkap Arahan...
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal Nasib Tambang Emas Martabe
Izin Tambang Emas Martabe...
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut Prabowo, Bahlil Malah Bakal Kaji Ulang
Produksi Emas RI Mandek,...
Produksi Emas RI Mandek, Pajak Tinggi Disebut Salah Satu Penyebabnya
Harga Tembaga Meroket,...
Harga Tembaga Meroket, Sering Jadi Pertanda bagi Perekonomian
5 Negara Pemilik Harta...
5 Negara Pemilik Harta Karun Emas Terbesar di Dalam Tanah, Indonesia Urutan Berapa?
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Habib Ja’far Sebut...
Habib Ja’far Sebut Hilirisasi Solusi Atasi Kolonialisasi Modern Pengelolaan SDA
Bareskrim Geledah Toko...
Bareskrim Geledah Toko Emas di Surabaya, Usut Aliran Dana TPPU Tambang Ilegal
Rekomendasi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved