Rupiah Menguat 0,01 persen ke level Rp15.455
Selasa, 10 September 2024 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun, impor yang lamban mengimbangi kegembiraan atas tren ini, mengingat hal itu menandakan permintaan yang lesu di negara tersebut. Impor Tiongkok secara keseluruhan menyusut 12,3% tahun-ke-tahun pada bulan Agustus, meskipun masih dalam wilayah positif selama delapan bulan pertama tahun ini.
Data impor yang lemah muncul setelah serangkaian pembacaan yang lemah pada ekonomi Tiongkok selama seminggu terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran atas melambatnya pertumbuhan di negara pengimpor komoditas terbesar di dunia.
Baca Juga : Rupiah Ditutup Menguat, Nilai Tukar Dolar Rp15.479 Sore Ini
Data tersebut, ditambah dengan pergerakan risk-off yang lebih luas di pasar global, menyebabkan komoditas mengalami penurunan tajam selama seminggu terakhir.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup menguat di rentang Rp15.400 - Rp15.500 per dolar AS.
Data impor yang lemah muncul setelah serangkaian pembacaan yang lemah pada ekonomi Tiongkok selama seminggu terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran atas melambatnya pertumbuhan di negara pengimpor komoditas terbesar di dunia.
Baca Juga : Rupiah Ditutup Menguat, Nilai Tukar Dolar Rp15.479 Sore Ini
Data tersebut, ditambah dengan pergerakan risk-off yang lebih luas di pasar global, menyebabkan komoditas mengalami penurunan tajam selama seminggu terakhir.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup menguat di rentang Rp15.400 - Rp15.500 per dolar AS.
(fch)
Lihat Juga :