Negara NATO Turki Kepincut Gabung BRICS, AS Beri Respons Tak Terduga
Rabu, 11 September 2024 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
"Turki telah mengajukan permohonan keanggotaan penuh. Kami akan mempertimbangkan tawaran ini," kata ajudan Kremlin Yury Ushakov kepada para wartawan di Vladivostok, dilansir dari Daily Sabah, Rabu (11/9/2024).
Seorang juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) yang berkuasa di Turki mengkonfirmasi niatnya untuk bergabung dengan BRICS pada awal minggu ini, dan menambahkan bahwa belum ada tindakan konkret yang diambil.
Dorongan diplomatik baru negara ini mencerminkan aspirasi untuk membina hubungan dengan semua pihak di dunia yang multipolar sambil tetap memenuhi kewajibannya sebagai anggota utama NATO, sumber-sumber mengatakan kepada Bloomberg awal minggu ini.
Berada di antara Eropa dan Asia, Türkiye mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS beberapa bulan yang lalu di tengah-tengah rasa frustasi karena kurangnya kemajuan dalam upayanya selama beberapa dekade untuk bergabung dengan Uni Eropa, sumber-sumber tersebut menambahkan.
Aksesi Turki ke Uni Eropa pada dasarnya telah dibekukan sejak tahun 2005, dengan pembicaraan diblokir karena apa yang disebut Ankara sebagai alasan dipolitisasi, yaitu kebuntuan di Siprus yang terpecah secara etnis.
Tawaran ini juga merupakan hasil dari perpecahan dengan sesama anggota NATO setelah Turki mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, orang-orang menambahkan.
Seorang juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) yang berkuasa di Turki mengkonfirmasi niatnya untuk bergabung dengan BRICS pada awal minggu ini, dan menambahkan bahwa belum ada tindakan konkret yang diambil.
Dorongan diplomatik baru negara ini mencerminkan aspirasi untuk membina hubungan dengan semua pihak di dunia yang multipolar sambil tetap memenuhi kewajibannya sebagai anggota utama NATO, sumber-sumber mengatakan kepada Bloomberg awal minggu ini.
Berada di antara Eropa dan Asia, Türkiye mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS beberapa bulan yang lalu di tengah-tengah rasa frustasi karena kurangnya kemajuan dalam upayanya selama beberapa dekade untuk bergabung dengan Uni Eropa, sumber-sumber tersebut menambahkan.
Aksesi Turki ke Uni Eropa pada dasarnya telah dibekukan sejak tahun 2005, dengan pembicaraan diblokir karena apa yang disebut Ankara sebagai alasan dipolitisasi, yaitu kebuntuan di Siprus yang terpecah secara etnis.
Tawaran ini juga merupakan hasil dari perpecahan dengan sesama anggota NATO setelah Turki mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, orang-orang menambahkan.
Lihat Juga :