Digempur Faktor Eksternal, Mata Uang Garuda Diprediksi Tertekan

Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:02 WIB
loading...
Digempur Faktor Eksternal,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah bakal tertekan pada hari ini. Jika itu kejadian, maka akan memperpanjang pelemahan rupiah. Pada penutupan perdagangan kemarin (26/8) mata uang garuda di pasar spot melemah 28 poin atau 0,19% ke level Rp14.678.

Pelemahan rupiah kali ini datang dari sejumlah faktor, terutama faktor eksternal. Situasi hubungan antara Amerika dan China, serta pidato The Fed, bank sentral AS, akan menjadi pemicu pelemahan rupiah. Ditambah lagi, peningkatan kasus Covid di dalam negeri bisa membuat rupiah kian tertekan. ( Baca juga:Trik Menteri Basuki Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional )

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan sentimen positif dari pasar keuangan AS semalam mungkin bisa tertahan hari ini di pasar Asia karena ketegangan AS dan China di kawasan laut China Selatan.

"Pasar juga masih tertekan dengan kondisi ekonomi global yang masih dihantui dan penyebaran virus corona yang masih meningkat," kata Ariston di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Dia melanjutkan, pasar juga masih menantikan pidato Gubernur Bank Sentral AS di pertemuan Jackson Ville malam ini untuk mencari indikasi arah pasar selanjutnya. ( Baca juga:Sindiran Tere Liye: Pertamina Tak Pernah Salah, yang Salah Kalian )

"Potensi rupiah melemah hari ini dengan kisaran 14.600-14.750," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Bank Mandiri Ramal Ekonomi...
Bank Mandiri Ramal Ekonomi RI Kuartal II Melambat Tak Sampai 5,6%
Diborong BRICS, Harga...
Diborong BRICS, Harga Emas Dunia Diramal Melambung Pekan Depan
Rupiah Diprediksi Tak...
Rupiah Diprediksi Tak Bertaji Pekan Depan di Atas Rp17.000
Prabowo: Rakyat di Desa...
Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok
5 Peramal Paling Hebat...
5 Peramal Paling Hebat di Dunia, Nomor 1 Prediksi Kematian Putri Diana dan Tsunami Aceh
Deretan Prediksi Baba...
Deretan Prediksi Baba Vanga dan Ramalannya yang Jadi Kenyataan
Rekomendasi
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Presiden Emmanuel Macron...
Presiden Emmanuel Macron dan Istri Nonton Konser BTS di Paris, Penggemar Heboh
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved