Meneropong Geliat Bisnis dalam Industri Waralaba di Indonesia

Kamis, 12 September 2024 - 14:25 WIB
loading...
Meneropong Geliat Bisnis...
Salah satu contoh brand yang mulai dikenal di industri waralaba minuman adalah Bingxue, brand asal China. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan industri waralaba di Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.Berdasarkan data dari Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) , industri ini mencatatkan pertumbuhan rata-rata sebesar 10-15% per tahun sejak 2019.

Sektor makanan dan minuman memang telah memberikan kontribusi terbesar dalam industri waralaba berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan RI. Pada tahun 2021 saja, industri waralaba di Indonesia menyumbang sekitar 1,9% dari PDB, dengan sektor makanan dan minuman berkontribusi 58,37% dan ritel 15,31%.

Baca Juga: IFRA 2024 Jadi Ajang Kenalkan Pola Kemitraan Bisnis Non-BBM di SPBU, Berikut Caranya

Dengan ekonomi yang semakin stabil dan daya beli masyarakat yang meningkat, semakin banyak pengusaha yang tertarik untuk terjun ke dunia bisnis melalui model waralaba. Tidak hanya brand lokal, namun banyak brand internasional yang melihat potensi besar di pasar Indonesia.

Sektor minuman menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan paling pesat dalam industri waralaba. Berbagai merek minuman asal luar negeri berlomba-lomba untuk masuk ke Indonesia, membawa produk unggulan mereka dan menyesuaikannya dengan selera konsumen lokal. Kompetisi di sektor ini semakin ketat, namun hal ini justru menjadi katalis bagi inovasi dan peningkatan kualitas produk.

Baca Juga: Menciptakan Lapangan Kerja melalui Waralaba Kuliner Lokal

Salah satu contoh brand yang mulai dikenal di industri waralaba minuman adalah Bingxue, brand asal China. Bingxue turut berpartisipasi dalam pameran FnB Franchise Indonesia (FFI) pada 9-11 Agustus di ICE BSD dan Indonesia Franchise, License & Business Concepts and Conference (IFRA) pada 16-18 Agustus 2024 di Jakarta Convention Center (JCC).

Melalui partisipasinya dalam dua pameran besar ini, Bingxue memperkuat posisinya di sektor waralaba minuman. Ini membuka peluang bagi pengusaha yang tertarik untuk bergabung. Dalam waktu kurang dari satu tahun, Bingxue telah membuka lebih dari 200 outlet, menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan di industri waralaba minuman di Indonesia.

Pada pameran IFRA, Bingxue berhasil menarik 50 franchisee baru yang kini dalam proses mempersiapkan pembukaan toko. Dengan tambahan ini, total mitra Bingxue di seluruh Indonesia kini telah mencapai lebih dari 500.Pertumbuhan Bingxue ini sebagian besar didorong oleh respons positif konsumen terhadap kualitas produk serta dukungan yang diberikan kepada mitra franchise.

"Melihat perkembangan pesat bisnis kami, tidak heran jika banyak yang tertarik untuk bergabung dan membuka bisnis Bingxue. Saat ini sudah tercatat lebih dari 20 pebisnis yang beralih ke brand kami dan masih banyak lainnya," kata Andrew, anggota tim Franchise Bingxue Indonesia.

Bingxue Indonesia terus memperluas jaringan dan berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik. Kesuksesan yang diraih dalam waktu singkat ini menunjukkan potensi besar pasar Indonesia serta strategi bisnis Bingxue yang berfokus pada efisiensi.

Melihat contoh brand Bingxue ini, jelas bahwa industri waralaba di Indonesia menawarkan peluang yang menjanjikan bagi para investor dan pengusaha yang ingin terjun ke dunia bisnis.

Sektor ini tidak hanya menawarkan potensi keuntungan yang menarik, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan beragamnya pilihan dan inovasi yang terus berkembang, masa depan industri waralaba di Indonesia tampak cerah dan penuh peluang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Tengah Dinamika Rantai...
Di Tengah Dinamika Rantai Pasok, MoreFood Expo 2026 Buka Akses Supply Global bagi Industri F&B
GAPMMI Dukung Langkah...
GAPMMI Dukung Langkah Menperin Amankan Bahan Baku Kemasan
Negosiasi RI-AS Disambut...
Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor
Sambut 2026, TGUK Perkuat...
Sambut 2026, TGUK Perkuat Bisnis Food and Beverage
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Transformasi Data-Driven...
Transformasi Data-Driven Garudafood Perkuat Inovasi Berkelanjutan dan Keberlanjutan Bisnis
Ramadan dan Idulfitri,...
Ramadan dan Idulfitri, Kolaborasi Lemonilo-Gaabor Hadirkan Kolaborasi Penuh Makna
Mengapa Diperintahkan...
Mengapa Diperintahkan Memakan Makanan Halal? Inilah Keberkahan!
Jakarta Fair 2025, Lemonilo...
Jakarta Fair 2025, Lemonilo Dinobatkan sebagai Stand Terbaik Kedua
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved