China Menyetujui Rencana Menaikkan Usia Pensiun Per Januari 2025

Sabtu, 14 September 2024 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Perubahan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Januari 2025 dan diterapkan selama periode 15 tahun. Membuat orang bekerja lebih lama, akan mengurangi tekanan pada anggaran pensiun dengan banyak provinsi China yang sudah terhuyung-huyung karena defisit yang membesar.

Tetapi menunda pembayaran pensiun dan mengharuskan pekerja yang lebih tua untuk tetap bekerja lebih lama, mungkin tidak disambut baik oleh mereka semua. Ratusan ribu orang turun ke media sosial setelah Xinhua melaporkan bahwa anggota parlemen China membahas topik tersebut pada 10 September, dengan banyak yang menyatakan keprihatinan akan ada lebih banyak pencari kerja ketika lowongan yang ada justru menyusut.

"Dengan menaikkan usia pensiun, pemerintah dapat meningkatkan tingkat partisipasi angkatan kerja, membantu mengurangi efek buruk dari penuaan populasi," kata Xiujian Peng, peneliti senior di Pusat Studi Kebijakan di Universitas Victoria di Australia.

"Pemerintah harus mengambil tindakan. Jika populasi terus menurun, penyusutan angkatan kerja akan semakin cepat, selanjutnya bisa berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Xing Zhaopeng, ahli strategi senior China ANZ mengatakan, langkah ini akan memiliki sedikit dampak jangka pendek, akan tetapi membantu mempertahankan pertumbuhan produktivitas yang stabil dalam jangka panjang.

Masalah Pensiun

Menteri Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial, Wang Xiaoping mengatakan, pada hari Jumat bahwa kenaikan usia pensiun akan dilakukan secara bertahap. Penyesuaian bakal dimulai pada tahun depan, akan tetapi membutuhkan waktu 15 tahun untuk dilaksanakan sepenuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rekomendasi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved