Inflasi Meningkat, Bank Sentral Rusia Menaikkan Suku Bunga menjadi 19%

Minggu, 15 September 2024 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Rusia menghadapi tekanan harga sejak mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, yang memicu rentetan sanksi Barat dan tindakan balasan yang ketat dalam upaya menstabilkan perekonomian. Begitu pula dengan belanja pemerintah yang melonjak seiring Moskow meningkatkan produksi senjata untuk perang di Ukraina.

Menurut Presiden Vladimir Putin, Rusia akan menghabiskan hampir 9% PDB-nya untuk pertahanan dan keamanan tahun ini, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak zaman Uni Soviet.

Lonjakan belanja negara tersebut diperparah dengan rekor kekurangan tenaga kerja di sejumlah sektor, telah menciptakan spiral inflasi yang tidak dapat dihilangkan oleh Rusia meskipun terjadi kenaikan suku bunga secara bertahap.

Anggaran federal Rusia telah melonjak hampir 50% selama tiga tahun terakhir – dari 24,8 triliun rubel (USD289 miliar) pada tahun 2021 menjadi 36,6 triliun rubel (USD427 miliar) yang direncanakan pada tahun ini.

Mengingat sebagian besar belanja negara diarahkan ke negara lain, yang kurang responsif terhadap biaya pinjaman yang lebih tinggi, para analis khawatir kenaikan suku bunga mungkin bukan alat yang efektif melawan inflasi.

Bank Sentral Rusia secara agresif menaikkan suku bunga selama setahun terakhir, mengembalikan suku bunga mendekati tingkat darurat 20% yang diberlakukan tak lama setelah invasi ke Ukraina. Dikatakan bahwa kenaikan tersebut diperlukan untuk menghentikan perekonomian dari overheating dan mencegah risiko stagflasi – ketika pertumbuhan melambat namun inflasi tetap tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Infografis
4 Negara di Asia Tenggara...
4 Negara di Asia Tenggara yang Menjadi Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved