alexametrics

Bidik Kaum Muda, Avrist Bekali Agen Milenial dengan Teknologi Digital

loading...
Bidik Kaum Muda, Avrist Bekali Agen Milenial dengan Teknologi Digital
Customer Service Avrist Assurance tengah melayani calon nasabah. Foto/Dok Avrist
A+ A-
JAKARTA - Perusahaan asuransi PT Avrist Assurance (Avrist) terus memperkuat digitalisasi dalam layanan dan produknya dalam rangka membidik potensi konsumen atau nasabah dari kalangan milenial. Hal ini juga ditopang oleh keberadaan para agen asuransi milenial dan Gen-Z.

Tahun ini, Gen-Z yang lahir antara tahun 1995-1996 untuk pertama kalinya masuk ke dunia pekerjaan, berpenghasilan mandiri, dan mulai meniti karir sesuai impian. Tak sedikit dari mereka yang memilih berkarier sebagai agen asuransi.

Kiprah agen milenial dan Gen-Z di industri asuransi tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka menguasai jaringan sosial digital dan rajin hadir ke arena pergaulan kota-kota besar di Indonesia, berkumpul bersama rekan seumur, sehingga acapkali mereka mampu mendatangkan banyak calon nasabah potensial bagi perusahaan asuransi.



Hal itu diamini Chief Agency Officer Avrist Assurance M Irsan Zainuddin. Menurut dia, generasi milenial merupakan generasi penuh semangat yang dibekali dengan fasilitas teknologi informasi nirkabel mutakhir dalam menjalankan peran sebagai agen asuransi, sehingga potensi membesarkan bisnis pun berlipat ganda.

"Generasi ini lebih mementingkan action. Generasi ini juga sangat vokal, pragmatik, independen, dan sangat terkoneksi. Bahkan generasi milenial ini pun sudah berkontribusi besar dalam penjualan produk asuransi Avrist Assurance berdasarkan hasil yang telah dicapai di tahun 2019,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Menyikapi dinamika milenial yang kian melek digital, sejak awal tahun Avrist Assurance pun menajamkan fokus ke beberapa hal. Diantaranya tenaga agen bertalenta serta teknologi informasi digital guna memudahkan proses administrasi dan logistik asuransi, mulai dari pendaftaran nasabah hingga proses klaim.

Irsan menambahkan, Avrist Assurance juga sudah memanfaatkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan layanan konsumen dengan aplikasi MyAvrist Application (MAPS) dan mendukung produktivitas agen dengan Avrist Agency Portal.

"Kami pun saat ini sedang bersiap-siap meluncurkan produk berbasis digital yang akan menjawab segala kebutuhan proteksi generasi milenial dan Gen-Z," ungkapnya.

Kendati dibekali sarana digital, Avrist mendorong para agennya yang jumlah totalnya saat ini mencapai 3.200 agen, untuk tetap melakukan tatap muka dengan calon nasabah. Hal ini didasari keyakinan bahwa bisnis asuransi adalah relationship business. Melalui tatap muka diharapkan dapat membangun rasa percaya, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang akan bergabung menjadi nasabah asuransi perusahaan.

Lebih lanjut Irsan membeberkan, sejauh ini produk tradisional masih memimpin pangsa pasar Avrist Assurance. Produk unggulan seperti Avrist Prime Protection yang merupakan produk proteksi, serta SEHATI dan Avrist Total Care yang merupakan produk kesehatan, telah menjadi produk-produk andalan konsumen di Indonesia.

"Ini dikarenakan polis-polis asuransi tersebut sederhana dan cerdas, serta sesuai dengan strategi kami untuk kembali ke dasar dari asuransi, yaitu perlindungan,” tuturnya.

Sementara itu, sesuai misi menyediakan ‘satu polis dalam setiap rumah tangga di Indonesia’, pendekatan Avrist Assurance dalam menawarkan proteksi adalah dengan menyatukan diri dengan ajang festival gaya hidup berjiwa muda. Pasalnya, Avrist ingin dikenal sebagai asuransi yang dapat menjadi sahabat terpercaya ketika nasabah tengah mengejar aspirasi atau hobi dalam hidup mereka.

Untuk itu, perusahaan asuransi jiwa patungan pertama di Indonesia yang berdiri sejak 1975 ini juga berpartisipasi dalam serangkaian aktivitas hobi gaya hidup sepanjang tahun 2019 seperti Java Jazz Festival, Hodgepodge Superfest, serta New Balance Run On.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak