alexametrics

Faktor Luar Dalam Dukung Rupiah Menguat ke Rp14.076

loading...
Faktor Luar Dalam Dukung Rupiah Menguat ke Rp14.076
Rupiah pada Jumat ini menguat ke level Rp14.076 per USD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Surplusnya neraca perdagangan Oktober 2019 sebesar USD161 juta dan selera investor kepada aset berisiko, mendukung penguatan rupiah pada perdagangan Jumat (15/11/2019).

Data Bloomberg mencatat kurs rupiah ditutup perkasa 11 poin atau 0,08% menjadi Rp14.076 per dolar Amerika Serikat.

Sesi pembukaan, rupiah langsung rebound dan berdaya 27 poin atau 0,19% ke Rp14.060 per USD, berbanding Kamis lalu di Rp14.087 per USD. Jumat ini, rupiah bergerak di Rp14.060-Rp14.077 per USD.



Yahoo Finance mencatat rupiah pada Jumat petang ini, menguat 7 poin atau 0,04% menjadi Rp14.073 per USD, berbanding penutupan Kamis di Rp14.080. Hari ini, mata uang kecintaan kita bergerak di Rp14.035-Rp14.080 per USD.

Kabar baik dari Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu neraca dagang Indonesia bulan Oktober 2019 yang surplus USD161 juta, membangkitkan rupiah.

Pencapaian tersebut di luar ekspektasi karena membaik signifikan dibanding September yang mencatat defisit USD160 juta. Hasil surplus juga mematahkan asumsi ekonom yang mengatakan neraca dagang bakal melanjutkan defisit.

Sedangkan dukungan dari luar terhadap rupiah berasal dari perkembangan negosiasi dagang AS dan China. Penasihat Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Washington "semakin dekat" dengan Beijing soal kesepakatan dagang.

Namun Kudlow tidak memberikan perincian baru, sehingga sentimen investor kehilangan selera dan beralih kepada aset berisiko dengan melepas mata uang safe haven.

Melansir dari Reuters, indeks USD yang mengukur kerja greenback terhadap enam mata uang utama, berada di 98,140, lebih rendah dari sesi pagi di 98,163.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak