Melantai di Bursa, PT Transkon Jaya Garap Komunitas Tambang

Kamis, 27 Agustus 2020 - 16:09 WIB
loading...
Melantai di Bursa, PT...
Foto/Ichsan Amin/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Transkon Jaya mulai melantai di Bursa Efek Indonesia per 27 Agustus 2020. Perusahaan penyelenggara transportasi ringan ini memiliki kode saham TRJA. Penawaran saham IPO dilepas sebanyak 24,83% dari modal yang ditempatkan, atau sebanyak 375.000.000 lembar dengan harga IPO Rp250 per saham. ( Baca juga:Pertamina Rugi: Hindari Polemik, Perkuat Komunikasi Komisaris-Direksi )

Presiden Direktur PT Transkon Jaya Tbk Lexy Roland Rompas mengatakan, dana hasil IPO nantinya murni digunakan untuk pengembangan perseroan. Dari target dana IPO sebesar Rp93,75 miliar, sekitar 70% digunakan untuk pengembangan usaha perseroan seperti pembayaran uang muka kendaraan baru. Sedangkan 30% sisanya akan digunakan untuk membeli suku cadang, seperti ban dan oli.

“Kami optimistis, langkah IPO bisa mendapat respons yang baik di masyarakat di mana pasar kami menyasar komunitas tambang yang akan kami pusatkan di Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi,” ujarnya di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Pemilik saham dominan perseroan saat ini dimililiki sebagian besar melalui Damai Investama Sukses (45,10%) dan PT MSJ Investama Abadi (30%). Nilai aset perseroan saat ini mencapai Rp577,519 miliar dengan liabilitas Rp407,939 miliar. Sedangkan ekuisitas perseoran mencapai Rp169,580 miliar.

Corporate Secretary PT Transkon Jaya Tbk, Alexander Syauta, mengatakan, saat ini jumlah klien yang dimiliki perseroan mencapai 90 klien dan akan terus berkembang dengan adanya pengembangan usaha.

“Jumlah klien kami ada sekitar 90 klien dan unit kendaraan yang kami miliki saat ini mencapai 2.100 kendaraan yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Papua. “Tadi malam kami baru mendapat kabar akan masuk satu customer baru di Maluku, tepatnya di Pulau Halmahera. Ini adalah pelanggan baru yang belum pernah ada dalam portofolio kami,” ungkap dia.

PT Transkon Jaya fokus pada penyewaan kendaraan ringan untuk logistik di komunitas pertambangan dan perkebunan. Adapun tipe kendaraan berupa life vehicle double cabin berupa kendaraan offroad. ( Baca juga:MK Putuskan Wakil Menteri Tidak Boleh Rangkap Jabatan )

“Ke depan kita melihat adanya potensi ekspansi pada penyewaan kendaraan berat seperti truk dan kendaraan berat lainnya,” pungkas Alexander.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Bursa Saham Dibuka Lesu,...
Bursa Saham Dibuka Lesu, IHSG Lanjut Melemah ke 6.065 Pagi Ini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved