Munafik, Diam-diam Mayoritas Perusahaan Eropa Tetap Berbisnis dengan Rusia
Sabtu, 21 September 2024 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Rilis Daftar 47 Negara yang Berstatus Musuh, Siapa Saja?
UE memberlakukan sanksi terhadap Moskow pada tahun 2014, dan memperluasnya setelah konflik Ukraina meningkat pada tahun 2022. Sasaran utamanya adalah sektor-sektor bernilai tinggi dari ekonomi Rusia, termasuk energi, keuangan, dan perdagangan.
Hongaria telah lama berselisih dengan UE atas pendekatannya terhadap konflik Ukraina dan kebijakan sanksinya terhadap Moskow. Hal ini mempersulit UE untuk menyetujui pembatasan baru, Euractiv melaporkan pada bulan Agustus, mengutip sumber-sumber diplomatik.
Banyak pakar di Rusia dan Barat telah memperingatkan bahwa sanksi sepihak membawa lebih banyak kerugian bagi negara-negara yang memberlakukannya daripada bagi Rusia sendiri.
Pejabat UE juga telah mengakui bahwa Moskow telah berhasil menghindari pembatasan tersebut. Pada bulan Juni, data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa pendapatan anggaran Rusia dari minyak dan gas melonjak sebesar 73,5% pada bulan Januari-Mei tahun ini, dibandingkan dengan lima bulan pertama tahun 2023.
UE memberlakukan sanksi terhadap Moskow pada tahun 2014, dan memperluasnya setelah konflik Ukraina meningkat pada tahun 2022. Sasaran utamanya adalah sektor-sektor bernilai tinggi dari ekonomi Rusia, termasuk energi, keuangan, dan perdagangan.
Hongaria telah lama berselisih dengan UE atas pendekatannya terhadap konflik Ukraina dan kebijakan sanksinya terhadap Moskow. Hal ini mempersulit UE untuk menyetujui pembatasan baru, Euractiv melaporkan pada bulan Agustus, mengutip sumber-sumber diplomatik.
Banyak pakar di Rusia dan Barat telah memperingatkan bahwa sanksi sepihak membawa lebih banyak kerugian bagi negara-negara yang memberlakukannya daripada bagi Rusia sendiri.
Pejabat UE juga telah mengakui bahwa Moskow telah berhasil menghindari pembatasan tersebut. Pada bulan Juni, data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa pendapatan anggaran Rusia dari minyak dan gas melonjak sebesar 73,5% pada bulan Januari-Mei tahun ini, dibandingkan dengan lima bulan pertama tahun 2023.
(fjo)
Lihat Juga :