Arab Saudi Cs Diam-diam Bantu Rusia Jual Minyak ke Barat, Nilainya Tembus Rp30 Triliun

Minggu, 22 September 2024 - 07:29 WIB
loading...
Arab Saudi Cs Diam-diam...
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. FOTO/AP Photo
A A A
JAKARTA - Rusia melakukan pencucian minyak mentah ke Barat dengan bantuan para perantara meskipun dihujani sanksi Amerika Serikat (AS). Sebuah laporan terbaru dari CERA menunjukkan bahwa Rusia telah menjual minyak senilai USD2 miliar atau setara Rp30 triliun kepada negara-negara Barat melalui perantara.

Pemerintahan Vladimir Putin telah mengabaikan sanksi-sanksi AS untuk menjaga ekonominya tetap bertahan dan bisnis-bisnis milik negara tetap berjalan normal. Rusia telah menggunakan bantuan rekan-rekan BRICS-nya, India dan China, untuk menghindari sanksi AS. Selain itu, Rusia telah menjual sebagian besar minyak mentahnya ke Turki, yang kemudian mencuci komoditas tersebut ke Barat.

Baca Juga: Rusia Rilis Daftar 47 Negara yang Berstatus Musuh, Siapa Saja?

Penelitian CERA menemukan bahwa negara-negara Barat, sebagian besar dari Eropa, telah meningkatkan pembelian mereka dari penyulingan Turki. Menurut analisis Kpler, India, mitra BRICS, menyalurkan sekitar 89.000 barel minyak Rusia.

Tahun lalu saja, Arab Saudi juga membeli minyak Rusia dengan harga diskon dan menyalurkannya ke seluruh Eropa. Langkah ini membantu negara-negara lain untuk membeli minyak dengan harga yang lebih murah karena sanksi AS.

Jika Turki dan Arab Saudi bergabung dengan BRICS, pergerakan minyak Rusia ke Eropa dapat menjadi hal yang luar biasa. Selain BRICS, Dewan Kerjasama Teluk (GCC) juga memberikan dukungan kepada Rusia untuk mengamankan kesepakatan minyak di tengah sanksi AS.

Baca Juga: Munafik, Diam-diam Mayoritas Perusahaan Eropa Tetap Berbisnis dengan Rusia

Negara-negara GCC meliputi Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain, dan Oman. Melansir dari WatcherGuru, semua negara GCC, yang kaya akan minyak mengekspor jutaan barel minyak ke AS dan Eropa setiap tahun.

Timur Tengah saat ini terbuka menerima yuan China untuk transaksi minyak bersama dengan dolar AS. Hal ini mendorong anggota-anggota BRICS, yaitu Rusia, China, dan India, untuk mengedepankan mata uang lokal mereka untuk transaksi lintas batas. BRICS ingin memutuskan hubungan dengan dolar AS untuk transaksi minyak dan perdagangan mata uang lokal.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved