BI : Kebijakan LCS Dinilai Berhasil Hilangkan Ketergantungan Atas Dolar
Rabu, 25 September 2024 - 18:22 WIB
loading...
Kebijakan LCS itu bukan menjadi implementasi dedolarisasi atau melepas ketergantungan dengan Dolar.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kebijakan Local Currency Settlement (LCS) dinilai berhasil melepas ketergantungan ekonomi domestik terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Grup Review dan Strategi Pengelolaan Moneter Bank Indonesia R. Triwahyono mengatakan kebijakan LCS ini dinilai berhasil melepas ketergantungan Rupiah terhadap dollar.
Meski demikian, Triwahyono menegaskan penggunaan dolar tetap berjalan sebagai mata uang internasional dalam transaksi perdagangan secara global.
Baca Juga : Melawan Hegemoni Dolar, Satu Lagi Negara Afrika Berminat Gabung BRICS
"Sebenarnya kan transaksi perdagangan ekspor impor, investasi dan sebagainya itu kan, Indonesia dengan itu kan bukan yang paling besar. Tetapi penggunaan currency-nya mayoritas menggunakan Dollar," terang Triwahyono dalam sesi diskusi di UOB Economic Outlook 2025, Rabu (25/9/2024).
Untuk itu, Triwahyono menegaskan kebijakan LCS itu bukan menjadi implementasi dedolarisasi atau melepas ketergantungan dengan Dollar.
Meski demikian, Triwahyono menegaskan penggunaan dolar tetap berjalan sebagai mata uang internasional dalam transaksi perdagangan secara global.
Baca Juga : Melawan Hegemoni Dolar, Satu Lagi Negara Afrika Berminat Gabung BRICS
"Sebenarnya kan transaksi perdagangan ekspor impor, investasi dan sebagainya itu kan, Indonesia dengan itu kan bukan yang paling besar. Tetapi penggunaan currency-nya mayoritas menggunakan Dollar," terang Triwahyono dalam sesi diskusi di UOB Economic Outlook 2025, Rabu (25/9/2024).
Untuk itu, Triwahyono menegaskan kebijakan LCS itu bukan menjadi implementasi dedolarisasi atau melepas ketergantungan dengan Dollar.
Lihat Juga :