PEP Pendopo Field Ciptakan Inovasi Korosi Inhibitor Berbasis Pinang
Kamis, 26 September 2024 - 22:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perang Dingin Jilid II Segera Memanas, Berikut 8 Indikasinya
Ketua Kelompok Wanita Tani (Melati) Suhartini menjelaskan, harga pinang tua di pasar lokal sekitar Rp4.000 per kilogram (kg). Dengan upaya mendorong pasar ke level internasional ini, warga bisa mendapatkan harga lebih tinggi, yakni sebesar Rp6.000 per kg.
Community Development Officer PEP Pendopo Field Erwinton Simatupang mengatakan, upaya mendorong ekspor pinang dengan melibatkan warga dan pemerintah daerah juga mencerminkan pendekatan CSV. Pada titik ini, PEP Pendopo Field berupaya membangun kluster industri lokal melalui kerja sama antara berbagai entitas, seperti pemerintah, lembaga masyarakat, dan bisnis.
"Mendorong ekspor pinang memungkinkan adanya pasar yang adil dan terbuka bagi masyarakat, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kualitas dan efisiensi produksi pinang. Akses ke pasar yang lebih besar juga meningkatkan pendapatan masyarakat dan daya saing produk lokal di pasar global," jelas Erwinton.
Apresiasi pun diutarakan Camat STL Ulu Terawas Muhammad Pahip, atas apa yang sudah dilakukan PEP Pendopo Field. Terlebih, kegiatan yang semula hanya berfokus di Desa Sukakarya itu, kini telah menyebar ke desa lainnya di Kecamatan STL Ulu Terawas, bahkan Kabupaten Musi Rawas. "Perusahaan lain bisa menjadikan PEP Pendopo Field sebagai contoh baik dalam campur tangan bisnis pada isu sosial dan lingkungan," tegasnya.
Ketua Kelompok Wanita Tani (Melati) Suhartini menjelaskan, harga pinang tua di pasar lokal sekitar Rp4.000 per kilogram (kg). Dengan upaya mendorong pasar ke level internasional ini, warga bisa mendapatkan harga lebih tinggi, yakni sebesar Rp6.000 per kg.
Community Development Officer PEP Pendopo Field Erwinton Simatupang mengatakan, upaya mendorong ekspor pinang dengan melibatkan warga dan pemerintah daerah juga mencerminkan pendekatan CSV. Pada titik ini, PEP Pendopo Field berupaya membangun kluster industri lokal melalui kerja sama antara berbagai entitas, seperti pemerintah, lembaga masyarakat, dan bisnis.
"Mendorong ekspor pinang memungkinkan adanya pasar yang adil dan terbuka bagi masyarakat, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kualitas dan efisiensi produksi pinang. Akses ke pasar yang lebih besar juga meningkatkan pendapatan masyarakat dan daya saing produk lokal di pasar global," jelas Erwinton.
Apresiasi pun diutarakan Camat STL Ulu Terawas Muhammad Pahip, atas apa yang sudah dilakukan PEP Pendopo Field. Terlebih, kegiatan yang semula hanya berfokus di Desa Sukakarya itu, kini telah menyebar ke desa lainnya di Kecamatan STL Ulu Terawas, bahkan Kabupaten Musi Rawas. "Perusahaan lain bisa menjadikan PEP Pendopo Field sebagai contoh baik dalam campur tangan bisnis pada isu sosial dan lingkungan," tegasnya.
(fjo)
Lihat Juga :