DPR Apresiasi Wamendag Selesaikan Perjanjian Dagang Internasional

Kamis, 27 Agustus 2020 - 22:24 WIB
loading...
DPR Apresiasi Wamendag...
Sukses Wamendag Jerry Sambuaga bersama tim perunding menyelesaikan perjanjian perdagangan internasional yang ditugaskan Presiden diapresiasi Komisi VI DPR. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR mengapresiasi Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga yang sukses menyelesaikan perjanjian perdagangan internasional yang ditugaskan Presiden Joko Widodo. Anggota Komisi VI DPR Evita Nursanti mengatakan, target perundingan perdagangan internasional di tengah pandemi bukan situasi yang mudah.

"Kami secara khusus memberikan apresiasi kepada Kemendag, khususnya kepada Jerry Sambuaga," ujarnya saat rapat pembahasan laporan keuangan pemerintah di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Mendapatkan apresiasi itu, Wamendag Jerry menyebut prestasi itu adalah prestasi bersama semua pihak, baik di jajaran Kemendag maupun lintas kementerian dan lembaga. "Ini adalah kerja tim. Juga atas arahan dan koordinasi dari Mendag. Masing-masing punya peran," tuturnya.

(Baca Juga: Wamendag: Pandemi Tidak Bisa Hapus Ketergantungan Antar Negara)

Jerry menyambut baik apresiasi dari anggota Komisi VI tersebut namun tetap menegaskan bahwa seluruh anggota tim perunding patut mendapatkan apresiasi. "Saya bangga dengan Tim Kemendag yang semuanya pekerja keras dan berdedikasi. Saya juga berterima kasih atas kerja teman-teman lintas kementerian dan lembaga lain," tegas Jerry.

Bagi Wamendag apresiasi tersebut lebih merupakan cambuk bagi dirinya dan seluruh tim perunding agar terus bekerja keras. Ia memaparkan bahwa tantangan di tengah pandemi adalah bagaimana membuat iklim perundingan bisa mendekati suasana ketika bertemu langsung.

Dia menyebutkan, penggunaan teknologi memang memudahkan untuk menyelesaikan beberapa butir perundingan, tetapi memang koneksi antarpribadi menjadi agak kurang. Meskipun begitu, kualitas hasil perundingan tetap bisa dipertaanggungjawabkan alias berkualitas baik.

"Dan yang penting semua perundingan perdagangan itu untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu tekad dan inti dari seluruh kerja perundingan. Jadi, kami mengukur sejauh mana kualitas hasil perundingan juga dari sejauh mana ia bermanfaat bagi kepentingan seluruh bangsa dan negara. Itu poin utamanya," papar Jerry.

Mantan Anggota Komisi I itu sempat mengingatkan kepada seluruh stakeholder bahwa beberapa perundingan perdagangan sudah mulai berlaku, jadi harus segera dimanfaatkan. Jerry menyebut, IA-CEPA, AHK-FTA, IJ-CEPA dan ASEAN Korea-FTA.

"Jangan lupa pula IC-CEPA antara Indonesia dan Chile sudah berlaku selama setahun ini. Dan hasilnya sungguh menggembirakan. Utilitas ekspor kita naik 160% dan masih bisa ditingkatkan lagi. itu semua peluang yang harus dimanfaatkan oleh semua stakeholder atau pelaku usaha," imbuh Wamendag.

(Baca Juga: Kemendag Akan Bentuk Tim Kampanye Positif Sawit Indonesia)

Menurutnya ada beberapa cara memanfaatkan perjanjian perdagangan dengan baik. Pertama, pelaku usaha harus meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Kedua, pelaku usaha harus selalu melakukan inovasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen dan mitra dagang di luar negeri. Dan ketiga, pelaku usaha harus punya basis data dan sistem kerja yang makin baik.

"Kemendag punya banyak fasilitasi yang bisa membantu para pelaku usaha untuk scale up dan berinovasi. Kita punya FTA Center di lima kota, kita juga punya pelatihan branding, pelatihan desain produksi dan sebagainya. Jadi semua sebenarnya sudah kita siapkan. Tinggal bagaimana kita meningkatkan komunikasi, kolaborasi dan juga sinergi," tambahnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
Produk AS Masuk RI Bawa...
Produk AS Masuk RI Bawa Logo Halal Sendiri, Kepala BPJPH Buka Suara
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
ART Indonesia-AS Dinilai...
ART Indonesia-AS Dinilai Asimetris dan Berisiko pada Kedaulatan Ekonomi
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved