Perkuat Daya Tahan Kelas Menengah lewat WiraMuda Academy
Sabtu, 28 September 2024 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Pengembangan kompetensi peserta WiraMuda Academy khususnya pada live commerce dapat diibaratkan seperti pertarungan besar dalam pertunjukan kehidupan dan kita semua adalah pemeran utama yang siap bersaing.
Program ini menunjukkan bagaimana dunia digital memiliki peran penting dalam mempengaruhi pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Terlebih sektor e-commerce dan live commerce Indonesia adalah yang terbesar di ASEAN.
Berdasarkan data statistik, peluang pada tahun 2025 untuk e-commerce dan live commerce diprediksi akan naik hampir 4 kali lipat. Kontribusi sektor e-commerce Indonesia bahkan diproyeksikan dapat menembus USD130 Miliar di tahun 2025.
"Walaupun menurut data BPS penyebab menurunnya populasi kelas menengah di Indonesia dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang mengakibatkan pengangguran meningkat. Berbekal pengalaman menjadi salah satu pelaku usaha yang mendapatkan “berkah pandemi” dengan meraih peningkatan pendapatan dan perkembangan bisnis yang cukup signifikan hingga 6 kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya, Kami tetap optimis bahwa perilaku dan preferensi kelas menengah dalam membentuk tren belanja masih dapat terus bertumbuh, tutup Jessica.
Program ini menunjukkan bagaimana dunia digital memiliki peran penting dalam mempengaruhi pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Terlebih sektor e-commerce dan live commerce Indonesia adalah yang terbesar di ASEAN.
Berdasarkan data statistik, peluang pada tahun 2025 untuk e-commerce dan live commerce diprediksi akan naik hampir 4 kali lipat. Kontribusi sektor e-commerce Indonesia bahkan diproyeksikan dapat menembus USD130 Miliar di tahun 2025.
"Walaupun menurut data BPS penyebab menurunnya populasi kelas menengah di Indonesia dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang mengakibatkan pengangguran meningkat. Berbekal pengalaman menjadi salah satu pelaku usaha yang mendapatkan “berkah pandemi” dengan meraih peningkatan pendapatan dan perkembangan bisnis yang cukup signifikan hingga 6 kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya, Kami tetap optimis bahwa perilaku dan preferensi kelas menengah dalam membentuk tren belanja masih dapat terus bertumbuh, tutup Jessica.
(akr)
Lihat Juga :