Pendiri Induk TikTok, Zhang Yiming Berharta Rp682,7 Triliun Tembus 5 Orang Terkaya China
Minggu, 29 September 2024 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Zhong yang kini berusia 69 tahun, merupakan orang terkaya di China selama tiga tahun berturut-turut. Namun belakangan Ia berjuang untuk menumbuhkan bisnis air kemasan inti Nongfu Spring di tengah ketatnya persaingan.
Saham perusahaan yang terdaftar di Hong Kong kehilangan 7,5% lagi sejak mengumumkan hasil interim 2024 pada 28 Agustus, hari di mana Zhong melihat kekayaannya anjlok USD4,4 miliar. Saat itu investor bereaksi terhadap kontraksi 18,5% secara year to year (YoY) dalam penjualan air kemasan di tengah persaingan yang ketat dan rusaknya image perusahaan di mata masyarakat.
Saham Nongfu Spring diperdagangkan dengan harga terendah sejak penawaran umum perdana pada tahun 2020. Pada awal Agustus, Zhong kehilangan mahkota orang terkaya di China usai direbut oleh pendiri raksasa e-commerce PDD Holdings, Colin Huang.
Tetapi saham PDD yang terdaftar di Nasdaq jatuh 30% hanya dalam semalam pada 26 Agustus, ketika analis memperkirakan pertumbuhan laba jauh lebih lambat, untuk Huang kehilangan mahkota orang terkaya China.
Namun ByteDance juga bukan tanpa masalah. Zhang tetap rendah hati saat mengumumkan pengunduran dirinya pada tahun 2021, dan menyerahkan kendali kepada teman sekamarnya di perguruan tinggi Liang Rubo, yang telah bekerja lama di perusahaan dan sebelumnya adalah kepala sumber daya manusia. Zhang saat ini menurut dokumen pengadilan, tinggal di Singapura.
ByteDance sedang berjuang di Mahkamah Agung AS terkait perintah larangan atau divestasi yang ditandatangani oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan April. Perintah tersebut memberi waktu kepada perusahaan China itu hingga Januari untuk menjual TikTok -yang sangat populer- atau menghadapi larangan karena anggota parlemen Amerika berpendapat bahwa kepemilikan China menimbulkan risiko keamanan nasional.
Saham perusahaan yang terdaftar di Hong Kong kehilangan 7,5% lagi sejak mengumumkan hasil interim 2024 pada 28 Agustus, hari di mana Zhong melihat kekayaannya anjlok USD4,4 miliar. Saat itu investor bereaksi terhadap kontraksi 18,5% secara year to year (YoY) dalam penjualan air kemasan di tengah persaingan yang ketat dan rusaknya image perusahaan di mata masyarakat.
Saham Nongfu Spring diperdagangkan dengan harga terendah sejak penawaran umum perdana pada tahun 2020. Pada awal Agustus, Zhong kehilangan mahkota orang terkaya di China usai direbut oleh pendiri raksasa e-commerce PDD Holdings, Colin Huang.
Tetapi saham PDD yang terdaftar di Nasdaq jatuh 30% hanya dalam semalam pada 26 Agustus, ketika analis memperkirakan pertumbuhan laba jauh lebih lambat, untuk Huang kehilangan mahkota orang terkaya China.
Namun ByteDance juga bukan tanpa masalah. Zhang tetap rendah hati saat mengumumkan pengunduran dirinya pada tahun 2021, dan menyerahkan kendali kepada teman sekamarnya di perguruan tinggi Liang Rubo, yang telah bekerja lama di perusahaan dan sebelumnya adalah kepala sumber daya manusia. Zhang saat ini menurut dokumen pengadilan, tinggal di Singapura.
ByteDance sedang berjuang di Mahkamah Agung AS terkait perintah larangan atau divestasi yang ditandatangani oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan April. Perintah tersebut memberi waktu kepada perusahaan China itu hingga Januari untuk menjual TikTok -yang sangat populer- atau menghadapi larangan karena anggota parlemen Amerika berpendapat bahwa kepemilikan China menimbulkan risiko keamanan nasional.
Lihat Juga :