Pendiri Induk TikTok, Zhang Yiming Berharta Rp682,7 Triliun Tembus 5 Orang Terkaya China

Minggu, 29 September 2024 - 14:56 WIB
loading...
A A A
Di tengah ketidakpastian dan prospek redupnya rencana IPO, beberapa investor ByteDance — seperti perusahaan ventura miliarder Philippe Laffont, Coatue Management — dilaporkan mempertimbangkan untuk menjual sebagian saham mereka di pasar swasta.

Laffont telah meninggalkan dewan direksi ByteDance dan digantikan oleh miliarder Xavier Neil, yang memiliki raksasa telekomunikasi Prancis Iliad.

Terlepas dari tantangan di luar negeri, bisnis domestik ByteDance berjalan relatif baik. Glen Anderson, salah satu pendiri dan CEO broker-dealer yang berbasis di AS, Rainmaker Securities, mengatakan bisnis China yang "sangat menguntungkan" adalah alasan mengapa investor tidak mendiskon ByteDance lebih lanjut setelah Biden menandatangani perintah larangan atau divestasi.

Pada tahun 2023, ByteDance dilaporkan meningkatkan penjualan menjadi USD120 miliar dari USD80 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi melonjak menjadi lebih dari USD40 miliar dari sekitar USD25 miliar pada tahun 2022, menurut laporan Bloomberg.

Perusahaan menghasilkan pendapatan dari iklan digital yang ditempatkan di aplikasi adiknya TikTok di China, Douyin, yang memiliki lebih dari 700 juta pengguna aktif harian di rumah.

Kini dalam daftar terbaru real-time miliarder terkaya di China versi Forbes per Minggu (29/9/2024) harta Zhang mencapai USD45.6 miliar setara Rp682,7 triliun (Kurs Rp14.972 per USD). Kekayaan tersebut menempatkan Zhang di peringkat kelima, kalah jauh dari Zhong Shanshan yang merebut kembali label orang terkaya China berharta USD53.0 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Rekomendasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved