Pemkab Tasikmalaya Optimis Pengembangan Biomassa PLN Angkat Ekonomi Daerah
Selasa, 01 Oktober 2024 - 05:04 WIB
loading...
A
A
A
Anggota Gabungan Kelompok Tani Jaga Lembur Tani Makmur Rismayadi yang terlibat aktif dalam program ini menjelaskan, program ini memanfaatkan tanaman indigofera untuk menghijaukan kembali lahan kritis di daerahnya. Daun tanaman ini kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pakan ternak, dan rantingnya dijual ke PLN sebagai bahan bakar co-firing biomassa.
Baca Juga: 10 Negara yang Melarang Masuk Warga Negara Israel
Dengan manfaat ganda tersebut Rismayadi yakin program berkelanjutan ini akan mendorong roda perekonomian bagi desanya. "Dengan program penanaman indigofera ini semoga ke depannya bisa mendongkrak ekonomi warga dan masyarakat, khususnya di Desa Bojongkapol," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa pengembangan biomassa di Tasikmalaya ini merupakan wujud nyata kolaborasi dalam mengakselerasi transisi energi. "Transisi energi merupakan tantangan sekaligus peluang bagi kita semua. Oleh karena itu, upaya ini membutuhkan lebih banyak pihak untuk bersatu melalui kolaborasi sehingga dapat diduplikasi secara nasional di wilayah-wilayah lainnya," terangnya.
Darmawan mengatakan, ke depan, PLN akan mengembangkan program seperti ini di seluruh Tanah Air. PLN menargetkan progam ini akan melibatkan 1,25 juta masyarakat dan mampu mencapai nilai ekonomi hingga Rp9,5 triliun per tahun.
Baca Juga: 10 Negara yang Melarang Masuk Warga Negara Israel
Dengan manfaat ganda tersebut Rismayadi yakin program berkelanjutan ini akan mendorong roda perekonomian bagi desanya. "Dengan program penanaman indigofera ini semoga ke depannya bisa mendongkrak ekonomi warga dan masyarakat, khususnya di Desa Bojongkapol," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa pengembangan biomassa di Tasikmalaya ini merupakan wujud nyata kolaborasi dalam mengakselerasi transisi energi. "Transisi energi merupakan tantangan sekaligus peluang bagi kita semua. Oleh karena itu, upaya ini membutuhkan lebih banyak pihak untuk bersatu melalui kolaborasi sehingga dapat diduplikasi secara nasional di wilayah-wilayah lainnya," terangnya.
Darmawan mengatakan, ke depan, PLN akan mengembangkan program seperti ini di seluruh Tanah Air. PLN menargetkan progam ini akan melibatkan 1,25 juta masyarakat dan mampu mencapai nilai ekonomi hingga Rp9,5 triliun per tahun.
(fjo)
Lihat Juga :