alexametrics

Pacu Kunjungan Wisman, Kepri Siapkan 110 Event Tahun 2020

loading...
Pacu Kunjungan Wisman, Kepri Siapkan 110 Event Tahun 2020
Peluncuran Calendar of Event (Coe) Kepulauan Riau 2020 di Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Foto/Dok Kemenparekraf
A+ A-
JAKARTA - Kepulauan Riau (Kepri) sebagai salah satu pintu masuk utama kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia siap menampilkan 110 event sepanjang tahun 2020. Upaya ini untuk mendongkrak kunjungan wisman ke Kepri yang ditargetkan melampaui 2,6 juta, sekaligus menggerakkan wisatawan nusantara (wisnus) ke berbagai destinasi.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Rizki Handayani Mustafa mengatakan, penyelenggaraan event pariwisata di Kepri mutlak disusun dalam sebuah Calendar of Event (CoE) agar wisatawan mudah untuk mengetahui event-event pariwisata yang ada di sana.

“Selain itu para traveller akan lebih tertarik untuk melihat destinasi di daerah. Serta daerah yang menggelar event pariwisata jadi dikenal oleh wisatawan dunia dan menarik wisatawan untuk mengetahui destinasi di daerah itu," ujarnya saat launching Coe Kepri 2020 di Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta, Kamis (5/12/2019).



Di Kepri terdapat 7 event yang masuk dalam 100 Calender of Event Nasional diantaranya Festival Pulau Penyengat di Tanjung Pinang, Tour de Bintan, Bintan Triathlon, Bintan IronMan 70.3, Kenduri Seni Melayu, November di Batam, Batam International Cultural Carnival.

Rizki mengingatkan agar penyelenggaraan event di Indonesia mempunyai standar nasional dan internasional dalam kemasannya, baik dari segi koreografi, arrangement musik, maupun penataan kostum atau busana.

“Event wajib menggunakan kriteria 3C (Cultural/Creative Values, Commercial dan Communication Values, dan CEO Commitment). Kuncinya, harus selalu fresh dan kekinian. Kedua, event itu harus menciptakan nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar," tandasnya.

Rizki juga mejelaskan, dampak event bagi pariwisata Kepri merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan negara tetangga untuk datang. Terlebih Kepri merupakan salah satu penyumbang wisman terbesar bagi Tanah Air. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan yang datang ke Kepri sejak 2017 mengalami peningkatan.

“Tahun 2017 mencapai 2,14 juta, kemudian tahun 2018 mencapai 2,64 juta. Tahun ini hingga Oktober 2019, BPS mencatat sebanyak 2,35 juta yang sudah mengunjungi Kepri,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Gubernur Kepri Isdianto menyatakan komitmen untuk terus mendorong pariwisata di Kepri kian maju dan lebih hidup melalui penyelenggaraan beragam event.

"Kami juga mencoba membenahi semua lokasi destinasi wisata dan memperbaiki infrastruktur, sehingga wisatawan akan betah berlama-lama di Kepri dan ujungnya devisa yang kita dapat juga lebih besar," tuturnya.

Dia mencontohkan destinasi yang akan dibenahi diantaranya Pulau Penyengat sebagai destinasi religi. Selain perbaikan jalan, pada 2021 juga rencananya akan dibangun Tugu Bahasa dan museum.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak