Tabungan Emas, Siasat Tepat Saat Membutuhkan Dana Darurat

Selasa, 01 Oktober 2024 - 22:30 WIB
loading...
A A A
Salah satu karyawan di gerai Galeri 24 Pegadaian Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kepada SINDOnews mengungkapkan, selain bisa mendatangi kantor cabang Pegadaian atau Galeri 24, masyarakat kini bisa membuka tabungan emas di telepon pintar (smartphone). “Bisa datang ke pegadaian, bisa langsung di smartphone,” katanya.

Pegadaian, maupun Galeri 24, kerap memberikan promo di momen-momen tertentu, sehingga emas yang dibeli masyarakat semakin murah. “Untuk fisik, kadang ada semacam diskon sebesar 1%,” ujarnya.

Investasi Masa Depan yang Menguntungkan

Banyak masyarakat yang masih beranggapan, menabung emas melalui platform digital rumit dan tidak aman. Namun, dengan adanya pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pegadaian memberikan jaminan keamanan investasi emas masyarakat.

“Dengan digitalisasi tentu sangat memudahkan masyarakat, Bisa membeli dan menjual kapan saja. Tabungan emas itu tepat sebagai solusi saat membutuhkan dana darurat,” tegas Perencana Keuangan Safir Senduk kepada SINDOnews.

Tabungan Emas, Siasat Tepat Saat Membutuhkan Dana Darurat

Karyawan Galeri 24 Kebayoran Baru menunjukkan emas batangan pecahan 50 gram.
Selain fisik, Pegadaian juga mengediakan investasi emas digital.
Foto: Anton Chrisbiyanto/SINDOnews

Safir mengatakan, tabungan emas maupun emas dalam bentuk fisik memberikan jaminan keuntungan yang maksimal bagi masyarakat. Berbeda dengan perhiasan karena ada potongan biaya, dan kadar emas yang terkadang tidak murni 24 karat. “Jadi yang cocok untuk investasi masa depan ya emas fisik, atau tabungan emas. Tabungan emas di Pegadaian itu bisa dicetak dalam bentuk fisik,” katanya.

Safir pun berpendapat, emas fisik maupun tabungan emas menjadi instrumen investasi untuk mengantisipasi ketidakpastian kondisi ekonomi masyarakat. “Bisa untuk sekadar tabungan, bisa juga dijadikan instrumen investasi. Emas selalu menguntungkan, asalkan bukan perhiasan,” tegasnya.

Pakar Marketing Yuswohady kepada SINDOnews mengungkapkan, inovasi dan transformasi bisnis yang dilakukan Pegadaian, berhasil menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan. “Tak hanya bagi Pegadaian, juga bagi masyarakat. Karena kini masyarakat semakin mudah mengakses layanan Pegadaian,” sebutnya.

Yuswohady mengatakan, selain memudahkan masyarakat untuk menabung emas, Super App Pegadaian Digital juga memudahkan masyarakat untuk mengakses pembiayaan melalui Gadai. “Semua ada di aplikasi, jadi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan tak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor Pegadaian, cukup melakukan gadai emas dari rumah atau dari mana saja,” paparnya.

Salah satu hal yang tak bisa disaingi oleh pihak lain, lanjut Yuswohady, adalah kemampuan appraisal yang cepat dan akurat. “Nilai suatu barang ditaksir secara cermat dan cepat oleh Pegadaian. Itu yang tidak bisa disaingi oleh lembaga manapun sampai saat ini,” katanya.

baca juga: Nabung Emas Praktis Dapat Diskon Fantastis Hanya di Pegadaian

Yuswohady pun meyakini ekosistem Pegadaian akan terus bertumbuh pesat. Terlebih di era digital, anak-anak muda sudah banyak yang memilih emas sebagai instrumen investasi. “Anak muda sekarang menginginkan kemudahan mengakses segala hal,” tukasnya.

Pegadaian sendiri terus melakukan inovasi untuk memudahkan masyarakat merecanakan masa depan dengan tabungan emas. Untuk tabungan emas misalnya, pencairan bisa dilakukan melaluibuybackdan cetak emas fisik. Kedua layanan tersebut bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi Pegadaian Digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Pegadaian Buktikan Kualitas...
Pegadaian Buktikan Kualitas Layanan Terbaik lewat Borong Awards di Asia Pasifik
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rekomendasi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved