Perang Ukraina Mencegah Ekonomi Rusia Jatuh ke Jurang Resesi
Rabu, 02 Oktober 2024 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
"Penjualan Rusia akan lebih sedikit ke China, atau permintaan berkurang untuk volume apa pun, volume fisik yang mereka kirim ke China. Semua... adalah faktor yang berkontribusi terhadap masalah ekonomi di Rusia," kata Gorodnichenko.
Sebelumnya, Gorodnichenko memperkirakan, Rusia bakal mengalami resesi parah di tahun depan jika negara itu kehabisan dolar.
Tidak jelas apakah itu akan terjadi pada tahun depan, katanya, meskipun dia mencatat bahwa pendapatan minyak negara mulai menyusut akibat lonjakan pengeluaran militer. Semua itu diklaim sebagian akibat dari harga minyak mentah yang turun secara global.
"Rusia tidak hanya menghadapi penurunan permintaan untuk produknya, tetapi juga penurunan harga yang agak dramatis. Semua ini menjadi pukulan ganda," kata Zagorsky.
"Bagi saya, ini adalah cerita yang cukup sederhana. Pertanyaannya adalah berapa lama ekonomi Rusia bisa terus berjalan saat menghadapi hambatan besar ini?"
Baik Zagorsky maupun Gorodnichenko tidak bisa mengatakan secara konkret kapan resesi Rusia dapat terjadi. Menurut mereka, semua itu pada akhirnya tergantung pada berapa lama perang di Ukraina – dan oleh karena itu, pengeluaran untuk perang – akan terus berlangsung.
Gorodnichenko menyoroti apakah Rusia akan meningkatkan bonus untuk tentara yang direkrut. Dia mengatakan bahwa jika memang meningkat, itu akan menjadi tanda bahwa negara itu kehabisan pekerja dan ekonominya terlalu panas.
"Pada titik tertentu, mereka harus membuat keputusan kritis – keputusan yang sangat tidak populer," katanya.
Sebelumnya, Gorodnichenko memperkirakan, Rusia bakal mengalami resesi parah di tahun depan jika negara itu kehabisan dolar.
Tidak jelas apakah itu akan terjadi pada tahun depan, katanya, meskipun dia mencatat bahwa pendapatan minyak negara mulai menyusut akibat lonjakan pengeluaran militer. Semua itu diklaim sebagian akibat dari harga minyak mentah yang turun secara global.
"Rusia tidak hanya menghadapi penurunan permintaan untuk produknya, tetapi juga penurunan harga yang agak dramatis. Semua ini menjadi pukulan ganda," kata Zagorsky.
"Bagi saya, ini adalah cerita yang cukup sederhana. Pertanyaannya adalah berapa lama ekonomi Rusia bisa terus berjalan saat menghadapi hambatan besar ini?"
Baik Zagorsky maupun Gorodnichenko tidak bisa mengatakan secara konkret kapan resesi Rusia dapat terjadi. Menurut mereka, semua itu pada akhirnya tergantung pada berapa lama perang di Ukraina – dan oleh karena itu, pengeluaran untuk perang – akan terus berlangsung.
Gorodnichenko menyoroti apakah Rusia akan meningkatkan bonus untuk tentara yang direkrut. Dia mengatakan bahwa jika memang meningkat, itu akan menjadi tanda bahwa negara itu kehabisan pekerja dan ekonominya terlalu panas.
"Pada titik tertentu, mereka harus membuat keputusan kritis – keputusan yang sangat tidak populer," katanya.
(akr)
Lihat Juga :